5 Penyebab utama yang menyebabkan seseorang sulit mengerjakan soal psikotes secara tepat dan maksimal.


Soal psikotes sulit dikerjakan jika jarang latihan apalagi belum pernah tes sama sekali. Sebab tingkat keberhasilan seseorang mengerjakan tes ini tergantung pemahaman mengenai pola bentuk dan substansinya serta tujuan psikotes itu sendiri. Simak 5 hal penting dibawah ini, agar mudah kedepannya.

Penyebab orang sulit mengerjakan soal psikotes

1. Kurang latihan soal.

Jangan pernah beranggapan substansi makna dan arti soal psikotes sama dengan soal tes akademik lain seperti saat sekolah maupun kuliah. Soal tesnya dinamis dan tidak baku. Logaritmanya bisa berbeda-beda, dan kadang soal itu memang khusus perusahaan rekruiter yang membuat khusus memang untuk menemukan kandidat yang punya kemampuan khusus. Jika anda mengerjakan psikotes dengan cara yang baku maka akan sulit sekali mengerjakan soal tesnya. Misalkan kalau soal yang baku adalah : 100/2=? hasilnya jelas 50. Soal psikotes lain, misalnya saja : jika 8/2=6, maka berapa jika 100/2=?, nah tentu jawabannya akan lain, cara mengerjakannya juga lain pula. Jika tidak pernah latihan soal psikotes, maka pasti akan sulit sekali menemukan jawabannya. Karena psikotes memang untuk meneliti kemampuan kognitif dan intelejensi seseorang melalui penalaran kritis.

2. Kurang kemapuan analitis.

Sudah dijelaskan pada poin yang pertama, untuk memiliki kemampuan analisa yang kritis, maka jelas dibutuhkan jam terbang latihan dengan berbagai soal yang heterogen. Tanpa latihan seperti itu maka jelas sulit bisa mengerjakan soal secara maksimal. Bagi yang belum pernah sama sekali ikut tes psikotes kerja, maka pasti akan kaget dengan pola dan bentuknya, dan tidak jarang banyak yang menganggap soalnya aneh tapi nyata. Mau bagaimana lagi? lah memang cara kerja rekruitmen ya harus lewat tes psikotes. Kurangnya kemampuan logika dan penalran kritis adalah hal yang paling menyebabkan sesorang sulit sekali menemukan jawaban soalnya.

3. Tidak memahami instruksi soal.

Karena merasa sudah paham dengan soal, merasa mudah menjawabnya, maka akan buru-buru mengerjakan soal, tanpa memperhatikan instruksi tambahan dari tester. Ini yang banyak orang menganggap ada soal psikotes jebakan. Contohnya bagaimana? misalnya ya, ada soal 10+15=? itu kan soal baku, nah karena merasa sudah ngerti jawabannya langsung saja ditulis 25, benar kan? ya benar kalau pakai logika standar. Tapi yang terjadi pada saat tes berlangsung, bisa saja ada instruksi tambahan tester yang tidak tertulis di soal. Misalnya tester bilang : Tulis jawaban angka belakangnya saja, hanya yang tidak habis dibagi 2. Nah loh, gmn? jadi sulit kan, karena yang tadi tergesa-gesa mengerjakan soal, merasa menjawab benar, tapi sebenarnya salah. Bagi orang yang tenang dan fokus, justru tidak menjawab apapun, dan itu malah dianggap benar oleh tester, karena jawabannya sesuai instruksi tes lengkap. Masih banyak lagi contoh kasusnya, jika jarang latihan soal maka jelas akan sulit memahami situasi kondisi dan bentuk soal yang ditanyakan.

4. Kurang persiapan matang.

Sebelum tes begadang, tidur larut malam. Belum tau tempat tesnya, apalagi duduk di bangku nomor berapa, Akhirnya berangkat tes terburu-buru, gelagapan menemukan tempat tes, belum lagi alat tulis yang disarankan untuk dibawa ketempat tes, akhirnya fokusnya terdistraksi berakibat sulit mengerjakan soal akibat keteledoran sendiri. Akhirnya menjawab soal secepat mungkin, jawabannya benar tapi menurut diri sendiri, bukan sesuai kebutuhan tester yang berujung jadi sulit diterima di perusahaan manapun.

5. Stress akibat tekanan target.

Memasang target terlalu tinggi pada perusahaan yang dilamar, akan mengakibatkan tekanan psikologis, akhirnya stress dan bikin sulit mengerjakannya sampai selesai dengan jawaban yang tepat. Misalnya : saya harus bisa diterima di perusahaan A. Tapi struktur organisasinya saja belum tau, bagian kerjanya belum paham, kontribusi teknisnya apa kalau diterima belum ada goal, soal psikotes saja belum pernah mengerjakan, akhirnya sulit fokus karena tekanan tinggi dari target yang membebani sendiri.

Jika anda ingin latihan mengerjakan soal yang lengkap dan dinamis dengan score nilai jawaban otomatis bisa keluar dalam bentuk tabel data dan grafik, silahkan bisa coba software PSIKOTESV21DA maupun PSIKOTESV21DF4, ada versi trial dan versi premiumnya, tinggal pilih sesuai kebutuhannya. Bisa untuk mengasah potensi, bakat, maupun intelejensi bahkan untuk persiapan tes kerja agar tidak kaget.

  • Silahkan bisa [download disini] baik versi trial maupun full versinya, wajib registrasi dan punya akun sendiri, atau bisa mencari sendiri di google, software tersebut sudah banyak penggunanya.

Jika link tidak bekerja bisa contact technical support di pojok kanan bawah webchat ini.

Sementara itu yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat positif dan aplikatif. Selamat beraktifitas.


Kirim Komentar


Silahkan jika serius bisa mengisi form diatas, untuk memberikan komentar maupun pertanyaan sesuai topik diatas.




MCSCV Software Psikotes - Technical Support WA : +62-8822-008-4521 [Tyo]