Banyak yang merasa optimasi SEO google tidak berlaku lagi, mau pakai kata kunci apapun? simak realitanya!!


Mau sampai kapanpun, tidak hanya tahun 2026, SEO tetap berlaku. Hanya saja memang kata kunci yang dicari banyak orang itu memang saingannya ketat sekali di hasil pencarian google. Sehingga banyak yang merasa lelah dan kepayahan untuk optimasi terus menerus. Bukan SEO tak berlaku lagi, bukan SEO telah mati. Saingannya makin ketat sekali. Kalau kita gak jeli bisa-bisa webnya yang mati suri. Hilang dari SERP, pindah ke urutan paling buncit.

Apakah SEO masih berlaku tahun 2026?

1. SEO Masih berlaku tapi saingannya banyak.

  • Web yang umurnya sudah tua, dan tergolong sudah besar, dengan reputasi tinggi, biasanya tanpa optimasi SEO apapun, bikin konten seadanyapun sudah pasti rangkingnya tinggi di hasil pencarian google. Tapi tahun 2026 tidak sampai disitu, web besar juga ikut optimasi SEO sehingga dengan mudah menyingkirkan web lain yang masih muda dan masih merintis. Lah bagaimana? dari segi umur dan reputasi (Domain Authority) saja sudah kalah. Akhirnya berlaku hukum rimba dibelantika optimasi SEO tahun 2026 maupun kedepannya ya juga sama saja. Kondisi persaingan bulan febuari yang kadang membuat para penggiat SEO pemula akan merasa SEO sudah tidak ada gunanya lagi, padahal masih dibutuhkan. Hanya saja butuh kesabaran luar biasa untuk bisa naik peringkat dihasil pencarian google.

2. SEO belum mati tapi syaratnya lebih ketat.

  • Kita sadar kalau SEO checker sangat penting untuk web sebab ketika menggunakan alat ini untuk evaluasi optimasi web yang dibangun, sudah optimasi sampai muntah sekalipun, ketika dicek akan ada saja kesalahannya. Bukan optimasinya yang salah, bukan webnya yang buruk, syarat yang berlaku sekarang tambah banyak, kalau dipenuhi bisa? ya bisa saja, tetapi pertanyaannya webhostingnya kuat gak? menangani query sql yang berisi optimasi SEO? nah, ini kan gak semua hosting yang kita pakai kuat. Padahal kalau mau naik peringkat, ya harus memenuhi syarat. Rasanya SEO seperti sudah mati saja, padahal syaratnya yang lebih berat.
  • Simak disini betapa pentingnya SEO Checker tahun 2026 untuk web manapun, sehingga paham kekuatan pesaing dan mendapatkan langkah optimasi yang jelas kedepannya.

3. SEO belum punah, investasinya yang mahal.

  • Sebenarnya optimasi SEO itu isinya kreativitas tanpa batas, apalagi ilmu SEO terus berkembang, Jika anda mau menuangkan seluruh kemampuan teknik SEO kedalam web, maka jelas butuh paket hosting yang berkelas mahal. Sebab jika optimasi SEO ditanam di webhosting yang standar biasa saja, jelas optimasi SEO akan hancur dengan sendirinya, sebab kualitas hosting yang buruk. Kalau optimasinya biasa saja ya cukup pakai hosting yang standar saja. Jika belum cukup modal besar, mending lakukan optimasi SEO paling mendasar seadanya saja, artinya fokus pada satu niche saja, jangan semua niche diincar kata kuncinya, sebab webnya yang tidak akan kuat menangani trafik baik pengunjung manusia maupun yang mengunjungi mesin crawler seperti google. Makannya untuk bisa bersaing dihalaman depan google, dengan optimasi SEO yang rumit, untuk bisa berjejer dengan web besar, tentu butuh modal cukup besar. Coba saja anda buktikan, ketika mengetik kata kunci tertentu terutama yang hubungannya dengan produk barang maupun jasa, apakah ada blogspot muncul? apakah ada wordpress muncul? adakah web baru yang muncul? jawabannya : tidak, yang muncul dihalaman depan google itu website besar semua, terutama olshop seperti tokped, shopee, lazada, amazon, maupun web go id pemerintah. Apakah web kita yang masih kecil merintis bisa ikut bersaing? bisa, jawabanya bisa kalau sabar, atau bisa jika modalnya besar. Tinggal pilih yang mana? jangan buru-buru dulu menganggap optimasi SEO sudah tidak berlaku lagi.

4. SEO tetap berlaku, karena prinsip kerjanya relevansi.

  • Sampai kapanpun optimasi SEO akan tetap hidup dan berlaku, karena semua search engine prinsip kerjanya relevansi. Semua algoritma yang dikembangkan search engine intinya mencocokan relevansi kata kunci, dengan konten yang akan ditampilkan seakurat mungkin hasilnya, baik dari sisi semantik maupun semiotik. Apalagi sekarang sudah ada AI, google pun sekarang cara kerjanya sudah mendekati persepsi manusia, yang sudah mampu menangkap makna dibalik kata yang diketik maupun dicari. Apa buktinya? coba anda ketik kata kunci dipencarian google, apakah nanti yang muncul persis dengan yang anda ketik disana? jawabannya tidak, bisa dipastikan hasilnya berisi kata maupun kalimat semantik semua. Jadi kalau kita mau incar kata kunci tertentu, kita mesti paham serapan makna kata kuncinya baik dari segi semantik maupun semiotik.

4 aspek diatas itulah yang membuat banyak para penggiat SEO merasa lelah dan beranggapan : Apakah optimasi SEO sudah mati? masih berlaku apa tidak? padahal tingkat kesulitannya lah yang lebih tinggi, karena untuk bisa di indek oleh mesin pencari saja syaratnya sudah banyak, apalagi kalau yang diingkan bisa rangking 1 di SERP google, tentu itu bukan perkara mudah.

Berikut video lengkap bagaimana memperbaiki kesalahan web agar paling tidak bisa mendekati 10 besar halaman depan hasil telusur google :

Sementara itu yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat dan tetap semangat!!.


Kirim Komentar


Silahkan jika serius bisa mengisi form diatas, untuk memberikan komentar maupun pertanyaan sesuai topik diatas.