Hubungan antara kurikulum dengan tenaga didik dan peserta didik.
Dengan memahami tujuan utama proses pendidikan, maka apapun kurikulumnya sebaiknya bisa beradaptasi sesuai tuntutan jaman maupun teknplogi terbaru. Agar misi utama pendidkan bisa tercapai serta tidak terus ketinggalan.
Yang pertama harus dipahami & menjadi patokan adalah TUJUAN UTAMA PENDIDIKAN adalah menghasilkan peserta didik yang produktif dan kompetens sesuai kebutuhan core bisnis dunia kerja. Itu tujuan utamanya, Keberhasilan tenaga pendidik adalah ketika hasil peserta didiknya sesuai dengan tujuan utama tersebut.
Apakah kurikulum menentukan kualitas proses pendidikan?
Kalau ditarik secara logis & kronologis dalam satu kesimpulan tunggal maka yang sangat menentukan kualitas pendidikan adalah tenaga pendidiknya yang bisa mengadaptasikan kurikulum apapun kepada siswa didik hingga tujuan utamanya tercapai. Jika tenaga pendidik hanya mencari kurikulum yang mudah diajarkan pada peserta didik, namun tujuan utamanya tidak tercapai, & peserta didik tidak bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi, maka tenaga pendidik / guru belum bisa berhasil.
Jadi yang terutama menentukan hasil kualitas pendidikan sebenarnya secara urut :
1. Tenaga pendidik / guru yang berkualiats & kompetens memenuhi tuntutan jaman & paham betul kurikulum modern. Itu yang utama.
2. Kurikulum yang berkualitas sesuai dengan perkembangan peradaban & teknologi.
3. Kemampuan tenaga pendidik untuk mengadaptasikan poin-1 & poin-2 secara komperhensif agar bisa diaplikasikan kepada peserta didik.
Karena tidak bisa dipungkiri lagi, kalau kenyataannya negara maju & produktif pasti menguasai teknologi.
Apakah kurikulum harus dirubah?
Sebenarnya kurikulum tidak harus selalu dirubah, yang harus dirubah adalah metode mengajarnya yang sesuai dengan tuntutan jaman & teknologi. Agar output peserta didik sesuai tujuan pendidikan, maka guru juga harus terpilih dari mereka yang benar-benar berkualitas & kompetens, sesuai arah perkembangan jaman AI (Artificial Intelligence).
Jika terus menerus menggunakan kurikulum lama yang hanya mengedepankan tenaga pendidik agar mudah mengajar saja, tapi mengesampingkan tuntutan siswa yang kompetens & produktif sesuai perkembangan jaman & teknologi, maka tentu sangat kasihan output peserta didiknya akan terus tertinggal. Semoga ini semua bisa menjadi bahan edukasi demi kemajuan sekarang & kedepannya.