Seorang suami harus bisa memenuhi kebutuhan istri yang proporsional serta bisa menjaga kepemimpinan suami lahir batin.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Seorang suami harus bisa memenuhi kebutuhan istri.

ciri istri yang merusak kepemimpinan suami

SUAMI ISTRI SEHARUSNYA BEKERJASAMA SALING MEMENUHI KEBUTUHAN :

Seorang suami memang wajib memenuhi kebutuhan istrinya, baik kebutuhan lahir & batin, baik kebutuhan materi maupun non materi. Tapi bukan berarti istri bisa menuntut & membebankan semua kebutuhan kepada suaminya. Istri juga punya tanggung jawab terhadap suaminya karena inti hidup berumah tangga adalah kebersamaan untuk tidak saling menuntut & saling mengoreksi, agar tidak menyebabkan perselisihan yang terus menumpuk.

Menjadi seorang suami memang sudah jadi kewajiban mencari nafkah, cari duit untuk istrinya. Tapi tugasnya tidak sampai disitu saja, seorang suami harus bisa memimpin, mengarahkan & membimbing, agar istri punya pemahaman yang tepat tentang uang. Memang siapapun pasti suka uang, karena itu untuk menopang kebutuhan hidup, tapi jangan sampai materi & uang menjadi kiblat ukuran utama dalam banyak aspek, harus bisa membedakan antara tujuan & kebutuhan hidup, karena jika materi & uang menjadi kiblat maka disitulah sifat dajjaliah yang sebenarnya masuk tanpa terasa.

SUAMI HARUS BISA MENJAGA PERSEPSI ORANG LAIN TERHADAP ISTRINYA :

Seorang suami tidak boleh menceritakan aib, kelemahan, wadi, dari istrinya ke orang lain. Begitu juga istri, harus bisa menjaga nama baik suaminya baik didepan temannya, keluarganya, maupun dilingkungan masnyarakat. Sebab yang menjadikan perselisihan siapa saja dalam berumah tangga sebenarnya bukan suami istri semata, tapi pihak ketiga yang ikut mencampuri dengan persepsi, pemahaman, kata-kata yang berbeda-beda, inilah pangkal utama perselisihan. Jangan sampai anda menjadi pihak ketiga yang hanya memperkeruh kehidupan rumah tangga orang lain.

SUAMI HARUS BISA MENJAGA ISTRI YANG MEMATUHINYA LAHIR BATIN :

Suami tidak boleh merendahkan martabat wanita baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan beranggapan bahwa istri kebutuhannya hanya uang, istri hanya menuntut materi. Padahal tidak semua wanita (istri) seperti itu pada suaminya, ada seorang istri yang benar-benar teguh memegang titah suami seberat apapun perintahnya, karena istri tersebut paham sekali dasar agama yang sebenar-benarnya menjadi istri yang mulia seperti apa, & supaya dimuliakanNya harus seperti apa.

ISTRI TIDAK BOLEH MERUSAK KEPEMIMPINAN SEORANG SUAMI DENGAN CARA APAPUN :

Jika ada istri yang hanya menuntut kebutuhan soal uang & duniawi pada suaminya, tidak patuh pada perintah suaminya, tidak mau mengikuti kemanapun suaminya tinggal, istri yang seolah-olah baik prilakunya padahal sebenarnya bertentangan dengan syariat agama, itu tanda pernikahan lahir saja, bukan nikah lahir batin. Pernikahan yang didasari hanya kebutuhan lahir, maka hasilnya kalau tidak sering berselisih suami istri, pekerjaannya setiap hari pasti hanya akan merepotkan orang lain termasuk orang tua terutama ibunya, baik secara langsung maupun secara halus tanpa terasa termasuk ciri istri yang merusak kepemimpinan suami secara halus.