Terjadinya sakutu kutu walang ketega pada era modern saat materi duniawi secara halus bergeser menjadi kiblat tanpa terasa.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Terjadinya sakutu kutu walang ketega.

Maksud terjadinya : Sakutu kutu walang ketega

"Pada era modern akibat materi menjadi kiblat yg secara halus menggeser akhlak & akidah."

Menurut pinisepuh jaman ilmu kewalian dulu ada pitutur piwulang wong jawa : "Mbesuk ana ing jaman, kabeh pada metu sakutu kutu walang ketega".

Kurang lebihnya makna sakutu kutu walang ketega begini :

  • Pada suatu saat nanti, kalian akan sampai pada waktu mendekati akhir zaman, dimana semua orang dg berbagai bentuk watak, karakter, kepribadian akan dimunculkan tumpah ruah semuanya oleh Pencipta-NYA.

  • Jaman dimana materi duniawi menjadi kiblat, & menggeser secara halus lembut tak terasa : nilai luhur akidah, akhlak, budi pekerti kedalam jalur yg seolah-olah benar tapi tidak sejatinya sesuai piwulang pinisepuh jaman dulu yg masih murni.

Jenis sakutu kutu walang ketega menurut pinisepuh jaman kewalian dahulu :

  • Orang yg baik.

  • Orang yg sebenar-benarnya baik.

  • Orang yg sebenar-benarnya sejati.

  • Orang yg seolah-olah baik padahal sebenarnya bersebrangan.

  • Orang yg seolah-olah luhur budi pekertinya namun memanfaatkan kebaikannya untuk mengendalikan kelompok sesuai keinginannya.

  • Orang yg terlihat seperti ewuh pekewuh, tapi aslinya sedang mencari simpati agar apa yg dia ingin terpenuhi tanpa repot.

  • Orang ygn benar-benar buruk kepribadiannya : baik prilaku, tutur katanya, & kepribadiannya.

Salah tidak 100%, benarpun tidak 100%, sukar membedakan mana ygn baik & tidaknya, karena serba samar-samar. Itulah kurang lebih sakutu kutu walang ketega, smuanya ada & dimunculkan, tapi kada kebaikannya masih samar-samar adanya.

Mengapa sakutu kutu walang ketega dikeluarkan oleh pencipta-NYA?

  • Kita hanya sanggup menganalisa secara logis & mengambil hikmah baiknya.

  • Intinya jika seseorang diberi soal ujian semakin banyak, dg berbagai karakter & bentuk pola soal, score ygn berbeda-beda indikator pada setiap soal ujian, maka orang itu sedang di tes untuk masuk ke jenjang lebih tinggi ygn membutuhkan kompetensi lebih kompleks.

  • Berdasarkan kronologi seperti itu maka, untuk mengetahui mana ygn benar-benar beriman & bertakwa, mana ygn setengah-setengah, mana ygn biasa-biasa, mana ygn sejatinya, mana ygn terbaik, tentu membutuhkan indikator lebih kompleks dgn score ygn berbeda-beda pula.

  • Soal-soal yng beragam tersebut harus diselesaikan dalam waktu yng dibatasi, namun dgn pilihan yng fleksibel.

Bagaimana supaya kita masuk pada sakutu kutu walang ketega dng kategori minimal baik?

  • Harus berupaya memiliki pikiran, perasaan, yng peka, terutama saat materi duniawi sudah mulai menyelimuti & dominan menguasai akhlak akidah secara halus lembut, hingga menggeser materi menjadi kiblat.

  • Harus berusaha keras memahami perbedaan antara kebutuhan dng tujuan hidup yng sejatinya berbeda.

  • Uang, materi, kekayaan memang penting & tidak bisa dipungkiri menopang hidup sekali. Tapi jangan sampai akhlak & akidah bergeser secara halus apalagi sampai menggantikan materi sebagai kiblatnya.

  • Tidak ada yng melarang siapapun yng ingin kaya, sukses, berhasil, penuh kelimpahan & kemudahan. Namun cara berusaha & mengimplementasikannya harus benar-benar berlandaskan aklhlak & akidah yng digariskan agar tidak menjadi paham salah.

  • Berusaha menggunakan aklhlak & akidah sesuai tuntunan tauhid, sebagai kiblat kebenaran yng hak dalam berbagai sendi-sendi hidup.

Sementara kurang lebihnya itu yng mampu disampaikan, semoga inspiratif bermanfaat positif & aplikatif dalam jangka panjang. Terima kasih atas kunjungan & kepercayaan anda, selamat bekerja & beraktifitas.