Tes psikotes tujuannya adalah untuk mengukur potensi yang terpendam dalam diri seseorang, yang tidak bisa terungkap jika menggunakan tes akademik biasa.
Potensi terpendam yang diukur antara lain : kemampuan kognitif, kepribadian, prospek perilaku seseorang kedepannya, cara dia membaur membawa diri secara sosial baik dilingkungan kerja maupun sekitarnya.
Berikut 4 tujuan psikotes berdasarkan aspek yang diukur :
- Tes kognitif tujuannya mengukur kemampuan berpikir kritis seseorang dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang tepat waktu dan tempatnya.
- Tes kepribadian memiliki tujuan utama mengukur sifat dasar kepribadian, seperti : tingkat emosi, kapasitas motivasi diri, cara bersikap dan bertindak ketika merespon suatu kondisi maupun tekanan.
- Tes kemampuan sosial bertujuan mengukur kemampuan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain disekitarnya, baik secara verbal maupun non verbal. Termasuk orang yang mudah diterima atau malah antagonis, punya kemampuan memimpin atau sebaliknya.
- Tes emosional dengan tujuan utama untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menguasai dan mengendalikan emosi, stress, kekhawatiran, kecemasan, ketenangan dalam kondisi tekanan tertentu.
Berikut 3 tujuan psikotes berdasarkan kebutuhan penguji / tester / rekruiter :
- Seleksi dan penyaringan. Tujuannya untuk memilih kandidat terbaik yang paling sesuai dengan kebutuhan suatu posisi maupun bidang kerja.
- Pengembangan karir (Development). Tujuannya mengidentifikasi kelebihan maupun kekurangan seseorang jika ditingkatkan ke jenjang kerja / jabatan yang lebih tinggi untuk pengembangan jenjang karir.
- Penelitian individu. Tujuannya untuk menguatkan pemahaman tentang psikologi dan menerapkannya pada perilaku seseorang agar sesuai kebutuhan.
3 Tujuan psikotes dalam konteks pendidikan :
- Mengukur kemampuan akademik agar bisa menentukan jalur pendidikan yan tepat.
- Mengidentifikasi siswa berkebutuhan khusus. Misalnya siswa yang terdeteksi terlalu pandai, atau bahkan sebaliknya. Sehingga bisa ditemukan paedagoki pengajaran yang tepat sasaran.
- Pengembangan kurikulum dengan tujuan menyesuaikan pola pendidikan siswa sesuai kebutuhan dan perkembangan jaman maupun teknologi AI seperti sekarang.