Download terlengkap cara terbaikAkibat bounce rate artikel hilang dari SERP Google

Solusi cara terbaik dan terlengkapArtikel yang memiliki nilai bounce rate terlalu tinggi bisa menyebabkan artikel hilang dari daftar SERP google. Walaupun masih terindex tapi tidak akan masuk halaman depan hasil pencarian kata kunci di google. Seolah-olah efeknya seperti SEO yang dilakukan tidak dianggap lagi oleh google.


Download aplikasi terbaruLihatlah menggunakan komputer, pc-desktop, laptop, maupun smartphone android. Saat ini ada 78 artikel Kategori Search Engine. Pemutakhiran versi update revisi ke : 115018.


Optimasi . Artikel . Submit . Keluar . Backlink . Solusi

BOUNCE RATE ADALAH HAL UTAMA ARTIKEL HILANG DARI SEARCH ENGINE.

Setiap pemilik blog / web selalu berusaha melakukan optimasi pada artikel yang dimilikinya. Tujuannya jelas ingin mendapatkan banyak pengunjung. dengan harapan artikel yang sudah di submit ke search engine google tertempatkan pada jajaran depan SERP (Search Engine Result Page) yang merupakan hasil pencarian pengguna terhadap suatu kata kunci & hasil penelusuran google untuk menyesuaikan hasil pencarian relevan dengan algoritma tertentu. dengan adanya kenyataan tersebut para pemilik web berlomba-lomba mengoptimalkan artikel dengan berbagai macam cara yang kadang keluar & melenceng dari kaidah aturan pengoptimalan yang direkomendasikan oleh google itu sendiri. Optimasi yang dilakukan melenceng & menyalahgunakan pengetahuan SEO (Search Engine Optimization) dengan melencengkan sampai mengaduk-aduk konten yang sasaran akhirnya mesin telusur. Hal ini menyebabkan artikel tidak enak dibaca pengguna apalagi dipahami, pengguna malas membaca & langsung menutup web yang sedang dibukanya dalam hitungan detik. Mulai bulan maret tahun 2017, hal ini mengakibatkan tingginya nilai bounce rate yang berujung menjadi penyebab artikel hilang dari SERP. SEO sudah tidak begitu dianggap oleh google, malahan over optimasi SEO kerap dianggap google sebagai spam. Pengunjung / visitor sangat suka & singgah web yang isi artikelnya sesuai dengan apa yang sedang diinginkannya, entah itu dioptimasi / tidak, pengunjung tidak perduli itu. Dan google itu sendiri lebih mementingkan kepuasan pengguna daripada pembuat blog / web (Pahami Analoginya). Google terus melakukan upaya untuk memerangi konten yang tidak bermutu & berkualitas dimata pembaca / pengguna search engine. Maka secara singkat solusi terbaik jika pemilik blog adalah dengan membuat artikel yang apa adanya, orisinil terutama, & tidak menjurus optimasi berlebihan untuk mesin telusur. Buatlah artikel untuk manusia bukan untuk mesin, itu intisarinya.

Berikut faktor paling kuat yang menjadi penyebab artikel blog hilang dari SERP terbaru mulai bulan maret tahun 2017.

Nilai bounce rate yang terlalu tinggi akan menurunkan rangking blog ke search engine google itu sendiri.

Melakukan optimasi secara berlebihan, frontal & kadang melenceng. Dalam hal ini pemilik blog berusaha mengaduk-aduk artikel / konten & memadukannya dengan ilmu racikan SEO yang dianggapnya tepat & ampuh, tapi sayangnya mulai tahun 2017 ini google sudah tidak begitu memperhitungkan optimasi yang berlebihan & sekedar memburu trafik. Google lebih mementingkan kesesuaian & kepuasan para pengguna (End User) & ketepatan dengan apa yang sedang mereka cari & inginkan. Google akan menghilangkan cache artikel blog dari SERP yang tidak sepadan dengan pencarian penggunanya.

Terlalu banyak artikel yang berisi banyak tag link keluar. Artikel yang memuat banyak tautan keluar akan membingungkan para pembacanya, & malas memahami isinya sebab sudah tidak nyaman dibaca. Pengunjung hanya masuk & langsung menutup web yang sedang dibukanya. Ini menaikan nilai bounce rate pada blog. Dan semakin tinggi nilai bounce rate pada blog, maka artikel akan dihilangkan dari daftar SERP google, sebab dianggap tidak penting lagi.

Melakukan submit konten baru secara berulang-ulang ke search engine. Konten & artikel baik baru / pembaharuan, yang disubmit berulang-ulang ke search engine akan dianggap penekanan yang berbau spam. Tindakan submit / autosubmit berulang-ulang jelas akan mengakibatkan artikel hilang dari SERP dalam waktu yang singkat.

Terlalu banyak link keluar yang mengarah pada web spam. Biasanya ini terdapat pada web e-commerce yang tujuan utamanya penjualan. Web ini biasanya akan mereferensikan beberapa produk sejenis / tidak, dengan membubuhkan tautan keluar dalam satu artikel sekaligus, sehingga isi artikelnya menjadi samar, tidak jelas, ambigu & membingungkan pengunjung. Dan pengunjung tipe ini akan memberikan andil besar pada bounce rate. Sudah tau tadi kan, bounce rate itu paling utama menjadi penyebab hilangnya artikel dari SERP.

Memiliki backlink yang tidak wajar banyaknya & tidak selaras. Memang logikanya memiliki banyak backlink itu bagus & kuat dari sisi popularity. Namun sekarang google tidak terlalu memperhitungkan itu menjadi penilaian. Akibat banyaknya backlink yang tidak selaras dengan artikel yang dituju, karena hal ini termasuk menjebak para pembaca untuk masuk pada tautan yang tidak tepat sama sekali. Pengunjung tidak suka, maka google pun akan menghilangkan artikel blog tersebut dari daftar SERP.

Pada intinya : Search engine google lebih mementingkan kepuasan pengguna (End User) terhadap hasil pencarian tepat & blog yang dikunjungi pengguna tidak memiliki nilai bounce rate yang tinggi. Bounce rate tinggi sama dengan artikel hilang dari SERP.

Solusi bijak & terbaik supaya artikel yang hilang agar muncul kembali ke permukaan SERP adalah dengan mengisi web / blog menggunakan artikel orisinil buatan sendiri, natural & mengalir menurut perspektif manusia, & mementingkan manusia dibandingkan mesin telusur sehingga tidak over optimasi. Solusi seperti ini terlakukan dengan didasari niat yang baik, karena niat yang baik hasilnya akan baik. Bagi yang mungkin blogger pemula, tidak perlu khawatir merasa aneh dengan fenomena hilangnya artikel dari hasil pencarian / penelusuran SERP google. Cukup untuk artikel yang mengalir apa adanya, orisinil dari pikiran, didasari niat yang baik, jangan terlalu terpancang dengan SEO, pikirkan artikel ditujukan untuk manusia bukan mesin telusur. Maka percaya saja, lama-kelamaan trafik blog akan naik & bahkan mengalahkan blog mereka yang notabene sudah lama dalam dunia perbloggingan serta pengalaman optimasi SEO.

Sementara itu saja dulu, referensi singkat & sederhana mengenai penyebab artikel hilang dari SERP google & sekaligus kisi-kisi penting solusi cara mengatasi supaya artikel blog muncul kembali ke permukaan SERP google, syukur-syukur ada pada halaman pertama nantinya. yang penting blog diberisi artikel yang ditujukan untuk manusia, natural alami sesuai dengan ide orisinil, jangan lagi membuat optimasi yang sekedar memburu trafik dari mesin telusur, apalagi keluar dari aturan pengoptimalan yang dianjurkan google itu sendiri. Submit artikel terbaru sekali saja, & biarkan search engine menilai sendiri bobot & kelayakannya untuk masuk pada halaman pertama google SERP mulai tahun 2017 ini. Sebelum & sesudahnya, terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya.