Resep sekaligus teknik pengapian martabak manis agar hasilnya berpori bersarang dan empuk.
Apakah anda sering gagal bikin martabak manis dengan daging yang empuk dan berpori? Jika jawabannya YA, maka anda sudah tepat berada dihalaman ini. Simak dari awal sampai selesai, anda akan tau rahasianya. Dulu ketika saya baru awal bikin martabak manis, pokoknya masih pemula lah. Setiap saat hanya fokus cari resep yang dianggap paling bagus. Sudah berbagai jenis resep dicoba masih saja tetap gagal, hasil martabaknya bantat dan tidak enak, dagingnya alot, kulitnya gosong dan kering. Sudah diresting, sudah diaduk-aduk ala pedagang, sudah dikasih soda, ragi, sampai adonan mengembang bahkan belum dimasak, tetap saja hasilnya bantat. Sudah banyak duit dikeluarkan, buat beli loyang berbagai ukuran, mata api untuk kompor, mentega untuk olesan loyang, tetap saja hasilnya bantat. Saya tidak bosan dan terus mencoba, sebenarnya yang bikin bantat apanya? padahal resep sudah benar, adonan sudah bagus, adonannya sudah mengembang sempurna. Kok sesusah itu bikin martabak manis? Sampai suatu saat saya iseng-iseng.. Ah, coba lagi lah bikin martabak manis. Bikin yang ngasal saja, gak usah diresting coba lah, namanya juga nyoba ya.. Saya bikin adonan dengan bahan sederhana saja, namanya eksperimen saking sudah bosan nyoba banyak resep yang gak ada hasilnya. Adonannya itu isinya hanya : telor, tepung terigu cakra, gula secukupnya, dan soda kue, sudah itu saja, lalu saya aduk-aduk pakai adukan kue sesuai aturan, sampai adonan kalis benar. Soda kue saya masukan hanya ketika adonan akan dibakar ke loyang, jadi adonan tidak saya resting sama sekali. Ingat ya,, adonan yang saya buat sederhana sekali hanya itu saja untuk bikin martabak manis dengan harapan bisa empuk dan bersarang. Saya pakai loyang yang murah saja yang berbahan alumunium tapi ya cukup tebal, lumayan lah, daripada beli yang ori bahan baja itu kan mahal sekali loyangnya. VIOLA... AKHIRNYA... yang ditunggu tiba.. Perhatikan ini.. Anda juga pasti nanti langsung bisa, ini jan benar-benar penemuan tak sengaja TAPI MANJUR, MUDAH dipraktekan.. - Pertama saya panaskan loyang dengan api kecil, sedang saja, sampai cukup panas, kalau dikasih percikan air ya sudah cesssss, begitu bunyinya.
- Lalu saya tuangkan adonan secukupnya ke loyang.
- Pikir saya, langsung pakai api besar saja lah, biar cepet mateng, hehe..
- Eeeh, begitu api langsung dibesarkan, tidak tunggu waktu lama, adonan naik, ngembang, keluar gelembung dan bersarang banget, tentu saya kaget dan senang sekali, ooowhhh ini caranya..
- Setelah gelembung pori keluar semua, saya tidak taburkan gula seperti banyak tutorial diluar sana, langsung api saya kecilkan lagi ke ukuran paling minim..
- Lalau saya tutup pakai tutup loyang dan tunggu paling gak ada 5 menitan..
- Ketika loyang dibuka, hasilnya diluar dugaan, dengan resep sesederhana itu, dengan teknik pengapian itu, Martabaknya TEBAL, Empuk, Bersarang, porinya bagus, kulitnya kuning kecoklatan kalis tidak gosong sama sekali, padahal resepnya sederhana sekali.
- Akhirnya berhasil, hasil martabak manisnya bagus sekali.
Dari pengalaman itu akhirnya saya tarik kesimpulan bahwa ternyata bikin martabak yang manis dengan tekstur yang empuk dengan pori dan sarang tawon yang banyak, kuncinya 75% ada dipengapian, sisanya 25% di resep dan bahan yang digunakan. Sebuah teknik yang jarang sekali dibeberkan di tutorial2 youtube saat itu. Anda mau coba bikin?? pakai cara diatas, jamin BERHASIL, perhatiakan saja teknik pengapiannya. Terimakasih atas atensi dan perhatiannya, selamat bekerja dan beraktifitas.
. |