MCSCV cara terbaru untuk solusi terbaik terlengkap


Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik

Cara mengatasi HP restart sendiri contact retailer maupun white blinking.

Kerusakan tersebut biasanya karena IMEI corrupt. Cara servis hp maupun perbaikan dapat dengan hard reset maupun mengganti IC-UEM serta mengisinya dgn ygn baru. Saat ini ada 49 artikel yang masuk dalam Kategori Handphone. Semoga bermanfaat positif lebih optimal dan aplikatif. Halaman ini bisa anda lihat dengan PC-Desktop maupun dengan Smartphone Android atau Mobile Version. Silahkan simak selengkapnya materi tentang Handphone khususnya mengenai Cara mengatasi HP restart sendiri contact retailer.

Cara mengatasi HP restart sendiri maupun contact retailer.

Cara servis Hp (White Blinking) dari berbagai penyebab dg teknik perbaikan manual & menggunakan flasher box utk repair IMEI corrupt ataupun IC-UEM, yg memiliki ciri muncul tulisan contact retailer tanda tanya di hp saat dinyalakan.

Contact Retailer . Blinking . IMEI . IC-UEM . Penyebab . Perbaikan

Cara servis hp restart sendiri! -

Kalau hp kamu mengalami white blink / mati hidup restart sendiri maka kmu perlu menyimak dg intens cara servis hp restart sendiri alias white blinking. Ciri khas paling umum pada kerusakan hp sejuta : adanya tampilan imei tanda tanya / muncul tulisan contact retailer, saat dilakukan pengecekan di HP mwpun melalui flasher UFS & HWK. Hal yg menjadi penyebab tanda tanya muncul dapat karena kelas ringan seperti UI Area corrupt / yg terparah adalah karen IC-UEM rusak. Untuk melakukan perbaikan ada dua cara servis hp yaitu dg cara manual yg ringan melalui hp itu sendiri & dg cara melakukan flashing menggunakan box flasher khusus ygn biasa digunakan seperti : JAF, MXKEY, UFS+HWK, namun utk perbaikan RPL IMEI Corrupt biasanya ygn lebih maksimal menggunakan credit MxKey.

Untuk memperbaiki Hp nokia ygn mengalami contact retailer / white blink, sebelum menggunakan tools repairer dg berbagai box flasher, dibutuhkan pemahaman mengenai dasar-dasar perbaikan Hp khususnya contact retailer maupun pada kondisi white blink berlaku khususnya utk Hp / handset Nokia dari berbagai rumpun baik DCT4, BB5, DCTL, WD2

Contact retailer merupakan kondisi dimana bootloader pada Hp mendeteksi bug / kerusakan firmware, karena tdk adanya linearitas konfigurasi system pada Hp itu sendiri.

Kalau dlm dunia PC dinamakan dgn Boot Block BIOS Error, kerusakan contact retailer biasanya terjadi karena :

  • IMEI Hp ygn berubah

  • Flex Memory penuh melebihi kapasitasnya, DUMPING Cache.

  • Crosslink bootloader akibat terkena virus (terutama OS Syimbian).

  • RAM Hp yng bermasalah, Terlalu banyak beban pada memori internal & external MMC.

  • Seri IMEI yng tak sesuai antara ROM IMEI & EEPROM IMEI (IC Flash SN).

Sebenarnya Hp dlm kondisi contact retailer seharusnya di bawa ke Nokia care center, kalau Hp km dlm masa garansi, supaya kau mendapatkan layanan free & khusus karena masa garansi, Atau diluar kondisi kalau memungkinkan, saudara bs memperbaikinya sendiri / dibawa ke rekan engkau yng memahami teknis perbaikan contact retailer.

Perbaikan contact retailer & white blink ada beberapa langkah ringan sebelum masuk pada High Risk Area (Penggantian EEPROM, IC Flash, Update RPL, & aktivitas High Condition to High Risk Area lainnya).

Contact retailer kelas ringan sanggup diatasi dgn :

  • 1. Matikan ponsel, kemudian copot baterai, ambil & keluarkan SD, MMC & Eksternal memori lainnya. & keluarkan SIM Card dari Hp yng terkena conatct retailer, kemudian dlm kondisi kosong, nyalakan Hp Nokia anda, lihat indikator berikutnya. Kalau pada kondisi kosong masih juga contact retailer / bahkan white blink, maka lakukan langkah ke dua :

  • 2. Pada kondisi kosong, format user area (kosongkan flexible memory yang merupakan memory internal ponsel) dengan cara format standard dari ponsel, dgn Set user default, / dgn memasukan kode khusus buat memformat total user area, dgn kondisi default & kosong, Hp akn lebih mudah & ringan tanpa beban melakukan inisialisasi bootloader agar Hp dapat On / booting dng baik. Kalau berhasil, berarti dikau beruntung, karena contact retailer yang dialami masih dlm kategori kerusakan ringan.

Tapi kalau masih tetap sama, lakukan langkah yang ketiga :
  • 3. Hidupkan Hp dalam kondisi kosong, sampai keluar tulisan deteksi sim card, / ada message insert sim card, kalau message telah muncul cek IME Hp anda, apakah IMEI sesuai dng IMEI sebelumnya, / apakah IMEI berubah dalam bentuk lain misalkan menjadi tanda tanya (?) / menjadi angka berurut oktal 1111 / 2222 / 3333 / 4444 & lainnya, / menjadi dalam bentuk Hexa, misalkan FFFF01, FFFF, etc. Kalau ini terjadi kemungkinan besar, contact retailer sdh masuk High Risk Condition, & kemungkinan besar IC-UEM corrupt / membutuhkan RPL yang baru buat diinject ke dalam IC-UEM, kalau ini terjadi, anda harus merepair firmware sesuai dng seri Hp / mengupgrade dng fimrware baru & menginjeksi RPL yang baru juga,

jika dng cara tsb masih sama kondisinya, maka langkah High Risk area berikutnya adalah :
  • 4. Melakukan Erase Whole Flash Area (Tapi harap diingat buat melakukan ini, direkomendasikan anda memiliki backup UEM & EEPROM yang berisi PM & RPL backup) kalau enggak memiliki ini, silahkan minta bantuan rekan anda, yang lebih memahami seluk-beluk kondisi tersebut untuk mendampingi anda, melakukan perbaikan pada High Risk condition ini, karena kalau dilakukan dengan unsur coba-coba hasilnya akn sangat fatal, karena selain akn membutuhkan RPL baru, PM Baru, & SD Auth, resiko tertinggi adalah harus mengganti UEM / IC Flashnya, membutuhkan proses & konsentrasi tinggi, mengingat IC BGA dlm kategori ini Ball/Kaki ic bga berukuran sangat kecil sebesar diameter jarum, jadi untuk melakukannya harus dengan hati-hati & konsentrasi tinggi.

Kalau dengan erase whole flash mengalami trouble / hasilnya tidak maksimal, maka :
  • 5. Kemungkinan paling High Risk adalah dengan mengganti total IC-Flash & UEM biar mantap, & jangan lupa sebelum melakukan repair uem direkomendasikan minimal sdh memiliki backup ASK & RPL, supaya saat mengisi firmware baru, data konfigurasi asli bootloadernya mampu dikembalikan dalam kondisi aslinya.

Notes : Cara tersebut diatas bisa diterapkan pada generasi BB5 seperti n73 maupun express music-e seperti N5130. Atau pada seri lain yg serumpun, dengan catatan khusus memiliki varian & struktur komponen terutama pada FW, Ukuran flash, & kelas generasinya. Kalau anda ingin lebih lengkap maka bisa buka & simak pada pengenalan komponen untuk dasar servis hp terutama rumpun BB5.

Sekian terima kasih, semoga tips singkat cara servis hp restart sendiri (White Blinking) & masih sangat sederhana tetap bermanfaat positif & bisa melengkapi tutorial service hp anda & selamat mencoba, Terima kasih atas kunjungan & kepercayaan anda. Salam..


Untuk tambahan referensi yang berhubungan dengan Dasar dasar Perbaikan Ponsel | Contact Retailer | White Bilink silahkan bisa membuka halaman Kategori Handphone yang didalamnya juga berisi sub materi tentang perbaikan contact retailer white blink nokia.




Comment

   
Nama
 

E-Mail

 

 

 

Nama WEB/Blog tulis pakai format lengkap http

Comment

 

Hasil perkalian
1 & 8=?

 
  

Silahkan jika serius, ingin memberikan komentar / saran / masukan / lainnya boleh. Syarat komentar : gunakan data valid, terutama email aktif & subscribe, karena setiap comment masuk akan di subscribe lebih dahulu. Comment diluar topik & prosedur tidak akan direspon. Comment harus sesuai topik materi perihal cara mengatasi hp restart sendiri contact retailer.

  • Rhenns : saya punya hp cross cb89 wi. saat dihidupkan akan langsung merestar lagi.. bagaimana cara memperbaikinya?

    Langkah cek hp cross mobile sebelum memperbaiki maupun repair :

    • 1. Cek dan pastikan baterai normal dan full atau tidak drop (Pastikan ini dulu sebelum mengotak-atik dan tes analisa lainnya).
    • 2. Cek fw maupun os hp cross yang blinking tersebut, jika punya dongle maka lihat resultnya setelah boot mcu, apakah semua informasi seperti jenis IC Flash (NAND/NOR), Type merk IC (SAM/Hinyx/Intel/AMD) dan Kapasitas - Masih terdeteksi? dan cek seri dan versi fw masih terdeteksi? jika YA, berarti IC Flash dan program masih OK, Jika tidak ada dongle coba masukan dengan kabel data com maupun usb, PC/OS mau detek new hardware device tidak..? Coba dalam kondisi normal mode dan flash mode / local mode...
    • 3. Jika step1 dan 2 sudah anda coba dan OK, coba cek charger yang anda gunakan, jangan untuk ngecharge dulu, Ukur dengan AVO Digital jika anda punya / dengan analog, Perhatikan angka atau jarum yang ditunjukan, jika hanya dalam beberapa saat nilai cepat turun, Maka cek Dayanya / Ampere, apakah turun juga? Jika sudah ok, lanjut ke langkah 4.
    • 4. Jika 1,2,3 sudah - sekarang anda masukan charger ke hp cross mobile anda, perhatikan indikator pengisian baterai mampu bertahan lama atau tetap blink? Jika tetap blinking, maka biasanya : 1. IC Power / UEM sudah mencapai barier titik jenuh. 2. IC Charging rusak dan tidak mampu swtching antara charge dan normal mode (Replace Only)
    • 5. Jika langkah dan step 1,2,3,4 ternyata OK - Maka flash hp cross anda dengan fw yang setype/sejenis atau diatasnya, Jangan di downgrade.

    Semoga bisa membantu, thanks a lot...

 
 

Konsultasi Tanya Jawab Umum maupun Link Exchange khusus materi artikel bab cara mengatasi hp restart sendiri contact retailer :

  

Nama
 
Alamat
 
Kota
 
E-Mail
 
Telepon
 
  
   Isi pertanyaan, post, review, konsul, etc.

Hasil perkalian
1 & 8=?
 
  
   
 
 

Post Visitor

  
Nama
E-Mail
  
Isi Pesan
Nama rekan
E-Mail
Hasil perkalian
1 & 8=?
 

Jika memiliki rekan atau teman bahkan saudara maupun kerabat dekat juga membutuhkan informasi artikel khusus ttg Handphone ini maka boleh mengirimkan info ini menggunakan email valid. Gunakan post visitor sebaik mungkin, silahkan isi form post visitor diatas secara baik & benar serta materi topik berhubungan tentang cara mengatasi hp restart sendiri contact retailer.

 
 

Statistic And Geographics


Simple Content For Fast Access