MCSCV Logo Background Banner -


Logo Info Yang Baru -

Cara realistis menjawab pertanyaan kapan kamu menikah yaitu dengan menunjukan bukti yang faktual alasan utama orang menikah terutama menemukan jodoh lahir batin supaya tidak sampai terjadi kawin cerai.

Karena jaman sekarang banyak orang mengambil jalan cepat untuk menikah namun sebenarnya tidak ketemu jodoh. Baik muda maupun yang tua sekalipun. Dan harus mengambil sikap dengan positif. Saat ini ada 49 artikel yang masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal dan aplikatif. Halaman ini bisa anda lihat dengan PC-Desktop maupun dengan Smartphone Android atau Mobile Version. Silahkan simak selengkapnya materi tentang Edukasi Pengembangan Diri khususnya mengenai Cara menjawab pertanyaan kapan kamu menikah.

Cara menjawab secara realistis jika anda ditanya "Kapan Kamu Menikah?" dan tugas orang tua jika anaknya belum menikah. Sebab jaman sekarang banyak orang nikah namun sebenarnya tidak ketemu jodoh.

Menikah . Alasan . Cerai . Jalan . Belum . Tua . Sikap

Orang yg sudah menikah dan sudah matang kedewasaannya, orang yang pernah menikah lalu cerai, orang yg merasakan menempuh jalan panjang untuk menemukan jodoh lahir batin, tidak akan serta-merta sering menanyakan "Kapan kamu menikah?" tanpa alasan apapun. Karena mereka termasuk orang yg sudah merasakan kalau hidup itu sangat dinamis sekali dan sudah tahu bagaimana mengambil sikap, ucapan dan perbuatan yang sekiranya tidak menyinggung dan menyakiti orang yang belum menikah, baik itu tua maupun muda. Silahkan simak selengkapnya dan anda yg belum nikahpun bisa kasih pendapatnya.

Menikah itu pasangan tubuh, sedangkan jodoh adalah pasangan jiwa :

  • Menikah lahir batin artinya menikah secara fisik dan menikah secara jiwa. Jodoh adalah menikah secara batin, dan ini sulit dipahami perspektif manuisa. Karena pada kenyataannya apalagi jaman sekarang ini banyak orang menikah tapi tidak ketemu jodoh, karena kebanyakan orang memiliki orientasi pada materi duniawi, hanya itu saja yg dijadikan ukuran.

  • Kalau anda termasuk orang yang sudah menikah, sekarang tanyakan pada diri anda sendiri sejujurnya "Anda menikah lahir batin apa menikah lahir saja?" jawab dengan nurani anda, kalau memang anda menikah lahir batin syukurlah, tapi kalau memang sebalikanya, tinggal sadari kalau sekarang memang banyak yang menikah tapi sebenarnya tidak ketemu jodoh, nyaman keliatannya diluar namun sebenarnya tidak nyaman batinnya, mau disadari atau tidak itulah nyatanya.

Alasan orang yg sudah menikah gemar sekali menanyakan kapan menikah pada orang yang belum menikah? beberapa diantaranya sebagai berikut :

  • Bagi yang niatnya baik, maka akan bertanya hanya sekali, dan langsung memahami serta toleransi dengan apapun jawaban anda. Orang dalam kategori ini biasanya penanya yg sudah sangat matang kedewasaannya.

  • Bagi yg tidak baik niatnya, maka akan bertanya berulang-kali, seolah-olah sudah sangat ingin melihat orang yg belum menikah merasakan apa dirasakan sebenarnya orang yg telah menikah. Apapun alasan anda, akan selalu dan terus tanya, dan kadang bikin anda gak enak sendiri melihat orangnya.

  • Biasanya orang yang gemar sekali menanyakan "Kapan kamu menikah?" biasanya justru si penanya tu mempunyai lika-liku pernikahan yang tidak beres, entah itu soal ekonominya, keluarganya, anaknya, "Intinya Menikah Tidak Ketemu Jodoh" yg ternyata masalah setelah berkeluarga dinamis dialaminya, ada yg merasa memiliki "kecemburuan sosial" dg mereka yg belum menikah. Silahkan anda bisa teliti ini, apapun alasan orang itu.

  • Kurang menyadari kalau setiap orang punya jalan hidup yang tidak bisa disamakan.

  • Jaman sekarang ini banyak sekali "orang yang menikah tapi sebenarnya tidak ketemu jodoh", bagus tampilan luarnya saja, keliahatannya harmonis, hidup enak dan kecukupan, namun sebenarnya batinnya tidak nyaman dengan pasangannya, karena sudah terlanjur nikah dan termakan doktrin yang berbau materi duniawi semata. Orang dalam kategori ini rajin sekali menanyakan sapa saja yang bisa ditanya, dengan harapan orang yg ditanya itu merasakan hal yang sama dengan yang dia rasa. Padahal belum tentu.

  • Untuk menemukan jodoh yang sejati (lahir dan batin) itu hal benar-benar tidak gampang apalagi jama sekarang ini. Nah, orang yang menikah buru-buru lantaran usia, karena teman sebaya sudah pada menikah, dan faktor luar lainnya, pasti memiliki kecenderungan menjadi penanya yang rajin tanya "kapan kamu menikah?", yah memang seperti itulah adanya.

  • Orang yang sudah menikah dan rajin sekali menanyakan "kapan kamu menikah?" mungkin memang ingin merasakan ganjarannya, dan tidak menyadari "bagaimana kalau seandainya suatu waktu karena berbagai hal, pernikahannya berakhir cerai? dan harus memulai merangkak dari nol?" mungkin saja ingin merasakan itu.

  • Kadang kurang menyadari sebenarnya pertanyaannya sudah sensitif dan menyakiti perasaan orang yg dia tanya. Dan tidak menyadari siapa sejatinya orang yang sering disakitinya dengan sering sekali tanya "kapan kamu menikah?".

Orang yg pernah menikah lalu cerai dan orang yg telah menikah karena benar-benar memperjuangkan pernikahannya sepanjang waktu hingga sangat matang dan dewasa, tidak akan serta merta apalagi sering tanya "kapan kamu menikah", karena merekan ini termasuk orang yg betul-betul merasakan betapa dinamisnya orang hidup, tidak ada yg bisa memprediksi. Dan sebaliknya, orang yg baru menikah apalagi lagi sering merasakan hal yg enak-enak saja, maka sudah pasti sangat rajin menanyakan, tanpa dia sadari mau seperti apa pernikahannya kedepan dan tidak menyadari kalau pertanyaannya itu menyakitkan orang yg dia tanya.

Setiap orang mempunyai jalan hidup dan prosesnya sendiri-sendiri dan tidak bisa disamakan :

  • Setiap orang punya proses, jalan hidup dan alurnya sendiri-sendiri dan tidak bisa disamakan satu dengan yg lainnya. Ada yg ta"aruf (Bhs modern : pacaran) sebentar terus menikah, ada yang baru kenal langsung nikah, ada yang pacaran sampai jenggoten baru nikah, ada yang termasuk populer dan digemari banyak orang sekalipun ada yg belum menikah dan nemu jodoh, ada yg bolak-balik ganti pacar tapi ya belum juga jodohnya. Hidup itu dinamis sekali, seharusnya yg gemar tanya "kapan kamu menikah" ini toleransi dan menyadari kondisi setiap orang itu berbeda-beda dan tidak bisa disamakan.

Kalau kamu sampai saat ini masih belum menikah tidak masalah dengan catatan :

  • 1. Kamu sudah mapan, sudah tidak merepotkan dan membebani orang tua secara materi, sedikit banyak sudah punya penghasilan sendiri & mandiri dg apapun yg anda punya.

  • 2. Anda benar-benar punya motivasi dan niat yang baik, kalau anda memang benar-benar ingin menemukan jodoh sejati tidak sekedar menikah fisk, jodoh yg lahir dan batin, menikah yang karena lahir dan batin.

Tugas orang tua kepada anaknya yang belum menikah :
  • Orang tua seyogyanya tidak perlu khawatir, tugas sebagai orang tua hanya mendoakan dan memotivasi, agar apapun yang sedang anaknya usahakan berhasil sesuai impiannya dan menjalani semuanya dengan nyaman serta tidak tertekan, bukan terus memojokan apalagi dengan paham yang bertentangan dengan sang anak, karena hasilnya justru akan lebih parah, bagi yg belum matang emosinya.
Sikap anda yg masih sering ditanya "kapan kamu menikah?" :
  • Tenang dan sabar, biarkan saja, dan bicaralah seperlunya saja, kalau memang dibutuhkan.
  • Belajar menahan emosi, meskipun memang orang yg suka tanya seperti itu kadang menyakitkan tanpa dia sadari.
  • Jawab orang sering tanya itu kalau memang anda sudah punya kelas, sudah mandiri, dan bisa memberikan fakta realistis orang yg telah menikah seperti apa lika-liku hidupnya jika sekedar nikah tapi tidak ketemu jodoh, jawab saja siapapun yang tanya, tidak perlu khawatir.
  • Tawakal & ikhtiar, jangan gampang nyerah, kalau memang sudah waktunya maka pasti akan sampai juga.
  • Percaya saja bahwa anda akan mendapatkan yg terbaik, dan memang yg terbaik itu butuh seleksi dan proses tidak sedikit.
Sementara itu yang bisa disampaikan mengenai cara menjawab pertanyaan "Kapan kamu menikah?" dan alasan yang realistis untuk menemukan jalan keluar, supaya kelak jika menikah benar-benar menemukan jodoh yg lahir batin. Jaman sekarang banyak orang menikah namun tidak ketemu jodoh akhirnya cerai. Baik tua maupun muda ambilah sikap yang positif dan menjaga perkataan terutama pada mereka yg belum menikah, karena setiap orang memiliki jalan dan proses hidup yg tidak bisa disamaratakan. Sebelum dan sesudahnya, Terima kasih atas kunjungan dan kepercayaan anda.

Untuk tambahan referensi yang berhubungan dengan Cara menjawab pertanyaan kapan kamu menikah silahkan bisa membuka halaman Kategori Edukasi Pengembangan Diri yang didalamnya juga berisi sub materi tentang Jodoh Lahir Batin.




Comment

   
Nama
 

E-Mail

 

 

 

Nama WEB/Blog tulis pakai format lengkap http

Comment

 

Hasil perkalian
2 & 2=?

 
  

Silahkan jika serius, ingin memberikan komentar / saran / masukan / lainnya boleh. Syarat komentar : gunakan data valid, terutama email aktif & subscribe, karena setiap comment masuk akan di subscribe lebih dahulu. Comment diluar topik & prosedur tidak akan direspon. Comment harus sesuai topik materi perihal cara menjawab pertanyaan kapan kamu menikah.

 
 

Konsultasi Tanya Jawab Umum maupun Link Exchange khusus materi artikel bab cara menjawab pertanyaan kapan kamu menikah :

  

Nama
 
Alamat
 
Kota
 
E-Mail
 
Telepon
 
  
   Isi pertanyaan, post, review, konsul, etc.

Hasil perkalian
2 & 2=?
 
  
   
 
 

Post Visitor

  
Nama
E-Mail
  
Isi Pesan
Nama rekan
E-Mail
Hasil perkalian
2 & 2=?
 

Jika memiliki rekan atau teman bahkan saudara maupun kerabat dekat juga membutuhkan informasi artikel khusus ttg Edukasi Pengembangan Diri ini maka boleh mengirimkan info ini menggunakan email valid. Gunakan post visitor sebaik mungkin, silahkan isi form post visitor diatas secara baik & benar serta materi topik berhubungan tentang cara menjawab pertanyaan kapan kamu menikah.

 
 

Statistic And Geographics


Simple Content For Fast Access