Pasangan yg baru menikah tidak pernah punya masalah karena sebenarnya pihak dari luar lah yg sering memancing masalah yg tidak seperlunya.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 102 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Pasangan yg baru menikah tidak pernah punya masalah.

Solusi baik untuk pasangan yg baru menikah agar tidak mudah terguncang oleh input dari luar yg tidak mendasar.

Pasangan yg baru menikah sebenarnya tak pernah punya masalah / selisih. sebab terganggunya sebuah hubungan lahir batin biasanya disebabkan justru dari pihak luar / pihak ke 3.

Pihak dari luar ini biasanya bisa dari teman, saudara, / bahkan orang tua baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Akibat pihak luar ini yg merasa pikiran, prilaku & cara bicaranya yg dianggap paling benar, akhirnya secara tak disadari sering membuat masalah yg tak seperlunya, bahkan sering menyinggung pada hal-hal sensitif.

Kalimat sensitif paling sering sekali dilontarkan pihak ketiga ini antara lain :

  • Suamimu sebenarnya punya penghasilan berapa sebulan?

  • Sebenarnya setiap minggu, setiap bulan dikasih berapa sama suamimu?

  • Kok sampai sekarang belum punya momongan? teman-temanmu sudah semua..

  • Tinggal dirumah sendiri saja,, teman-teman & sodaramu sudah punya rumah semua, bagaimana?

  • Suamimu itu sebenarnya kerja apa sih? kok sering dirumah? emang bisa makan setiap hari darimana?

  • Mbok cari kerja yg menjamin, kayaknya kok gak pernah cari kerja?

  • dan sederet pertanyaan, komentar, masukan, kritik yg kadang tdk perlu, yg hanya mengganggu perasaan & pikiran pasangan yg beru menikah & sedang merintis, belajar banyak hal.

Hal seperti itu diatas, hampir dialami setiap pasangan yng baru menikah, apalagi bila belum punya tempat tinggal sendiri, pasti sangat diremehkan, meskipun sebenarnya sudah mampu membeli, hanya butuh waktu tepat saja. Nah, bagi pasangan penganten baru yng mudah terpengaruh dg input-input dari luar tanpa dibentengi dg prinsip hidup komitmen yng kuat, maka akan mudah sekali goyah, sering berselisih antara suami istri hanya akibat input dari luar yng belum tentu benarnya, & kalaupun benar hanya dimanfaatkan dalam tanda kutip orang tertentu memang tunjuannya menggangu pikiran & perasaaan saja akibat rasa iri yng terselebung disanubarinya.

apabila dipasangan yng memang baru menikah? bagaimana menghadapi bumbu kehidupan pengganggu pihak luar seperti itu?

  • Usahakan suami istri harus menjaga hubungan komunikasi verbal, empati, & kewajiban suami istri, ini penting.

  • Bangunlah prinsip & komitmen sendiri yng kuat, hiduplah dng kurikulum berdua bersama suami istri, agar tdk mudah terganggu input-input dari luar yng menyesatkan. Pihak luar ygn mengganggu biasanya Baik kelihataannya tapi sebenar-benarnya niatnya buruk tanpa evaluasi efeknya.

  • Dengarkan, lihat, semua input, saran, komentar, dari luar, tapi hanya sebatas ngormati tok / menghormati saja, jangan dimasukan ke pikiran & hati, sebab kalau semua dicerna hasilnya sangat tdk baik.

  • Jangan mudah terpengaruh dng masukan ygn datang dari luar, meskipun baik kelihataanya. Lebih baik memiliki ide & gagasan sendiri bersama pasangan.

  • Sabar, ikhlas, tetap teguh & ikhtiar, fokus & konsentrasi, disetiap ibadah, agar dimudahkan segala urusan, & memohon supaya para pengganggu dari luar tersebut segera mendapatkan hidayah.

Untuk pihak ketiga ygn sering menganggu baik secara halus maupun langsung, bagaimana?

  • Lebih baik mengurusi & menyelesaikan urusan sendiri, daripada membuang waktu untuk ikut campur urusan orang lain. sebab urusan keluarganya sendiri belum tentu beres.

  • Mereka ygn suka mencampuri urusan orang lain, & kurang mempertimbangkan efek kata-katanya apalagi didasari rasa iri dengki ygn tidak mendasar, adalah ciri khas orang ygn bermasalah baik dari sisi lahir, batin, maupun sisi sosialnya, silahkan cek saja, & biasanya masalah itu terselubung dibungkus halus dgn materi untuk menutupi kesalahannya.

  • Harap diingat dgn baik, bahwa siapapun, kapanpun, dengan jabatan setinggi apapun, semua akan mengalami putaran hidup. ygn dulu diatas bisa langsung kembali kebawah, & sebaliknya ygn sebelumnya bisa berubah menjadi diatas.

  • Hidup itu sangat dinamis, lebih baik urusi kewajiban sendiri, lakukan hal yang baik dengan dasar akidah & syariat yang benar, daripada melakukan hal yang kelihatannya baik namun memendam niat yang buruk.

Untuk pasangan yang baru menikah, sebaiknya tetap tegar, sabar, & jangan mudah terpengaruh / terpancing apalagi diselimuti emosi & ego berlebihan, biarkan saja karena itulah dinamika hidup, ambil sisi positifnya untuk motivasi kedepan agar bisa lebih mendapatkan kehidupan lebih baik lagi, Bukan malah menjadikannya bahan perselisihan.

Untuk pihak ketiga yang dalam tanda kutip suka menganggu hidup & mencampuri urusan orang lain, sebaiknya dari sekarang menyadari, merasakan seandainya dulu dalam posisi seperti pasangan yang baru menikah, rasanya pasti sakit sekali jika dijejali dengan masukan yang tidak semestinya, kalaupun belum merasakan, nantinya akan merasakan, karena hidup itu perputaran yang futiristik & dinamis.

Semoga bermanfaat bagi siapapun & dalam posisi apapun sekarang. Salam hangat & semoga semua selalu harmoni sesuai rel & tanggung jawabnya masing-masing.