3 Dampak laten istri yang tidak patuh pada suami & suka mengadu pada orang tuanya, padahal suami sudah jadi orang tua baginya.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Istri yang mendekati sifat dajaliah, tidak lagi kafir tapi munafik, hanya seolah-olah baik tapi sebenarnya menjerumuskan siapapun disekitarnya secara halus tanpa terasa. Silahkan analisa & buktikan realita istri yang seakan-akan patuh padahal sangat merusak kepemimpinan suaminya. Sekarang ada 106 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang 3 Dampak laten istri yang tidak patuh pada suami.

3 PESAN PENTING UNTUK ANDA YANG MENIKAH MUDA TERUTAMA WANITA.

Berikut ini 3 Hal yang bisa mengakhiri karir bahkan pernikahan anda, jika dari awal tidak diperhatikan dengan seksama akibat mendahulukan ego & kepentingan sendiri secara prestisius tanpa terasa mendekati sifat dajaliah :

1. Wanita tidak mau patuh pada suami, karena :

  • Merasa memiliki penghasilan lebih besar dari suaminya.

  • Merasa berasal dari keluarga lebih kaya.

  • Merasa memiliki jabatan lebih tinggi dari suaminya.

  • Merasa dominan soal uang.

  • Suka mendramatisir kondisi, menjual rasa iba, agar terhindar dari kewajiban istri pada suaminya.

  • DAMPAK : Kepemimpinan suami menjadi rusak, karena istri merasa paling benar & lebih mempercayai input dari pihak ketiga bukan suaminya.

2. Istri tidak mau mengikuti kemanapun suami tinggal.

  • Istri maunya tinggal bersama orang tuanya, suaminya yang harus ikut istrinya.

  • DAMPAK : Rumah tangga akan sering dicampuri orang tua pihak istri, Orang tua istri dijadikan tameng istrinya untuk sarana berlindung agar terhindar dari konsekuensi tanggung jawab istri pada suami. Suami nantinya seperti kaleng, tidak punya daya, melempem hanya klunthang-klunthung ngalor-ngidul harus terpaksa mengikuti kehendak istri dan ibunya, bukannya suami yang seharusnya memimpin.

3. Tidak mau menyelesaikan masalahnya sendiri dan selalu melibatkan orang tua didalamnya.

  • Setiap istri punya masalah / selisih dengan suaminya, selalu mengadu pada orang tuanya.

  • Setiap istri membuat kesalahan, suka mendramatisir menjual rasa iba pada orang tuanya, agar dilindungi kesalahannya.

  • DAMPAK : Urusan rumah tangga menjadi keruh akibat campur tangan orang tua, Suami tidak jernih menemukan solusi akibat istrinya yang gemar mengadu pada orang tuanya, Suami kehilangan kendali atas istrinya sendiri akibat dekingan orang tua pada istrinya.

Bagi anda para wanita yang sudah menjadi istri, baik secara sadar maupun tidak, baik secara terasa maupun tidak, jika sekarang belum merasakan dampaknya dan terlihat biasa-biasa, saja maka sejak hari ini menyimak artikel ini, SEGERALAH BERUBAH jika tidak ingin mendapatkan dampak yang tidak terduga dalam jangka panjang kedepan, karena alam semesta itu hidup berdampingan dengan manusia.

Bagi para suami, yang sudah mendeteksi tingkah laku istri yang sudah masuk dalam kategori diatas, maka segera ambil tindakan tegas, tidak perlu ragu lagi, tegakan 3 prinsip diatas dengan kuat, tanpa harus rikuh, pekewuh, apalagi jika anda berdua sudah dikaruniai anak. Jangan sampai kepemimpinan suami rusak akibat istri yang memiliki keseharian diatas.

Mengapa 3 hal diatas bisa mengakhiri karir bahkan pernikahan anda?

  • 1. Tiga hal diatas sudah jelas diatur dalam agama & kitab suci, silahkan buktikan dan cari dasar aturan kewajiban istri pada suami & sebaliknya.

  • 2. Istri yang sudah melakukan 3 hal diatas secara terus menerus akan membuat suami kehilangan kepemimpinannya dalam rumah tangga, jika suami tidak memiliki kesabaran sangat ekstra maka cepat atau lambat bisa mengakhiri pernikahannya. Akibat istri lebih patuh pada pihak ketiga, terutama orang tua / ibunya dari berbgai aspek.

  • 3. Istri yang terlalu sering melanggar perintah agama & merasa biasa-biasa saja tidak ada efeknya sekarang, Maka secara spiritual & sistematis akan membuat hubungan morfogenetik yang negatif dengan alam semesta yang hidup berdampingan dengan manusia, sadar maupun tidak disadari, dirasa maupun tidak terasa, Buktikan saja : jika anda seorang wanita yang sebelumnya memiliki karir bagus, jabatan strategis, gaji besar, lama-kelamaan karir anda pasti akan meredup, hilang, bahkan paling fatal akan terkena resiko kehilangan karir, entah darimana asal-muasalnya akan muncul tak terduga. Jika sudah terjadi, terjadilah, untuk memperbaikinya harus merangkak lagi dari nol.

Utusan tuhan sekelas NABI & ROSUL sudah menggambarkan dengan jelas bahwa istri yang bisa memindahkan bukit merah ke bukit putih maupun sebaliknya atas perintah suaminya, maka dialah istri yang akan menyuargakan orang tua, ibu bapaknya, serta suami & keluarganya, pun demikian sebaliknya. Bagaiman aanalogi ini dipahami? Kewajiban & konsekuensi wanita setelah menikah terkait 3 hal diatas itu memang berat dilakukan istri & lebih banyak yang dilanggar. Namun bagi istri yang ikhlas & niat tulus dalam hati patuh pada perintah suami seberat apapun itu apalagi perintah yang jelas dasar aturan agamanya, maka istri seperti itulah yang akan memudahkan jalan hidup banyak hal kedepannya baik dunia & akhirat.

Supaya lebih memahami deskripsi diatas & lebih realistis, silahkan cari sendiri sumber-sumber dasar aturan yang haq & tanyakan saja ke pinisepuh yang paling anda percaya, maka jawabannya tidak akan jauh dari deskripsi diatas, jika pinisepuh tersebut sudah menjalani hidup yang sejati.