Cara memilih oli mesin yang cocok untuk mobil apapun agar awet & tahan lama.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 29 artikel masuk dalam Kategori Internet Umum. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara memilih oli mesin yang cocok untuk mobil.

Video diatas adalah salah satu contoh resiko kecil ketika salah memilih oli mesin yang cocok.

PANDUAN DASAR MEMILIH OLI MESIN UNTUK MOBIL :

Bagi yang baru masuk dunia mobil / mungkin baru punya mobil biasanya akan meminimalisir biaya perawatan sehemat mungkin. Termasuk oli mesin yang penting kental harganya murah pasti di beli saja. Padahal salah memilih oli mesin yang tidak cocok untuk mobil akan berakibat buruk pada mesin dalam jangka panjang, sekarang tidak terasa gonta-ganti oli mesin, tapi nanti pada masanya servis, minta ampun yang diganti spare partnya cukup banyak.

Cara memilih oli mesin yang cocok untuk apapun mobil anda, harus disesuaikan dengan kapasitas mesin (cc), jenis mesin, jenis oli mesin : sintetik / non sintetik. Mengisi oli mesin terlalu sedikit tidak bagus, mengisi oli mesin terlalu banyak juga tindakan buruk, jadi harus sesuai standar pabrikannya.

Misalkan saja mobil avanza 1300 cc, maka standar oli mesin adalah merk bebas yang penting SAE 5W30, butuh 3 litter saja. Kalau 1500 cc butuh 4 litter. Karena SAE 5W30 dicari agak susah maka bisa menggunakan ekuivalennya yaitu 10w40 atau SAE 40, semakin tinggi SAE oli mesin maka bagus untuk iklim tropis terutama kalau mobil lagi dingin.

SAE 10W40 COCOK UNTUK MESIN YANG SETARA TOYOTA AVANZA G/E/S :

Memilih oli mesin yan tidak cocok untuk mobil sesuai standar pabrikan bisa berakibat :

  • 1. Rotasi masin semakin berat, bahan bakar boros, tekanan didalam mesin semakin tinggi, resiko oli mesin bocor semakin tinggi.

  • 2. Jika oli mesin bocor dibiarkan maka akan merambat kemana-mana jika tidak segera diperbaiki. Paling sering kena adalah : Gasket Dexcel, O-RIng, G-Ring, PerPack, & bagian mesin lainnya. Jika ini sudah terjadi maka akan memakan biaya cukup banyak karena harus bongkar pasang cup mesin untuk perbaikannya.

  • 3. Jika mesin cepat panas, juga berdampak pada header knalpot, manifold, yang overheat, jika sudah begini biasanya akan terdengan suara kemlithik maupun klothok klotok secara parsial, kalau sudah permanen bunyinya bisa jadi bagian dalam mesin seperti metal ada yang kena, & ini lebih banyak lagi biayanya.

Itulah resiko yang cukup parah dalam jangka panjang jika salah memilih oli mobil yang cocok untuk mesin anda.

JANGAN SAMPAI SALAH MEMILIH OLI MESIN YANG TIDAK SESUAI :

Memang yang namanya oli mesin standar rekomendasi pabrik, biasanya harganya mahal & cukup susah dicari, daripada oli persamaannya, namun sebaiknya pakai oli standar yang mahal daripada pakai oli persamaan yang murah tapi resikonya tinggi untuk mobil kedepannya.

SAE 5W30 ADALAH STANDAR PALING COCOK UNTUK MOBIL GENERASI BARU :

Jangan lupa & abaikan juga, untuk tidak telat ganti oli mesin, pastikan setiap 5000 km oli mesin harus sudah diganti, jangan sampai nunggu terlalu hitam apalagi berkerak, resikonya mesin macet, piston tidak bergerak akibat tersumbat kerak kotoran pemanasan mesin. Diharapkan dengan referensi ini, rekan-rekan semua bisa mendapatkan informasi yang pasti, supaya mobil tetap sehat, nyaman dikendarai, paling penting awet tahan lama & minim biaya perbaikan sejak dini.