Mengapa istri harus mengikuti suami, sebab perintah suami berbau tanggung jawab, melanggar perintah suami hanya akan merepotkan pihak lainnya.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Mengapa istri harus mengikuti suami.

MENGAPA ISTRI HARUS MENGIKUTI SUAMI KEMANAPUN.

Istri jaman sekarang seolah olah baik pada orang tuanya padahal harus mengikuti suami setelah jadi ibu rumah tangga, jadi SUAMI HARUS TEGAS pada istrinya.

Istri jaman sekarang, rata-rata adalah wanita karir, punya penghasilan, berapapun itu. Biasanya itu dijadikan dalih / alasan untuk bertahan dg paradigma argumennya sendiri, & membantah mengikuti suaminya, baik secara langsung / bahkan paling banyak secara halus, sebab istri jaman sekarang dominan sudah berpendidikan, maka caranya lebih halus, halus untuk niat yg tak baik.

Paling inti adalah :

  • 1. Istri harus mengikuti suami kemanapun dia tinggal.

  • 2. Setiap punya masalah, seharusnya diselesaikan sendiri berdua (suami istri) bukan selalu melibatkan orang tua / lainnya.

2 poin inti diatas adalah hal paling dasar, paling utama, namun paling banyak dilanggar para istri jaman sekarang. Padahal poin inti diatas sudah dianjurkan dalam agama manapun. Jelas dasar kitabnya.

Efek bila istri lebih banyak menentang perintah tak cepat mengikuti suami :

  • 1. Istri model seperti itu biasanya suka memberi uang / materi secara halus pada orang tuanya, namun sejatinya selalu merepotkan & selalu melibatkan setiap urusan permasalahannya pada orang tuanya.

  • 2. Memilih mengikuti perintah orang tua dibandingkan patuh & mengikuti perintah suami.

  • 3. Suka memancing rasa khawatir orang tua supaya tak jauh darinya, suka memancing rasa bangga orang tua supaya takut kehilangannya, & suka membikin drama supaya seolah-olah dia paling baik padahal sebenarnya niatnya bersebrangan.

  • 4. Suka membandingkan hasil yg didapatkan suami dg yg didapatkannya. Memancing saling koreksi & berselisih paham dng suami.

  • 5. Suka membuat kegiatan keseharian yng tdk diperlukan menjadi seolah-olah perlu, hanya agar dirinya bisa dekat dng orang tua, sehingga apabila lagi tdk cocok dgn suami tinggal wadul / mengadu pada orang tuanya. Suka menggunakan pembenarannya sendiri, dibuat seolah-olah argumennya paling benar.

  • 6. Terlihat seolah-olah istri yng baik, dermawan, solehah, tapi sebenarnya niat & kesungguhannya untuk patuh & mengikuti suaminya sebenarnya tdk dijalankan, & terbungkus halus akibat mengedepankan kebanggaan & penilaian materi semata.

Apa yng seharusnya dilakukan suami kalau istri tidak mengikuti perintah suaminya?

  • 1. Suami harus tegas & lebih keras, jika istri sering membangkang baik secara langsung maupun halus, sebab suami adalah kepala keluarga.

  • 2. Suami harus menjadi pemimpin, pembimbing, bagi istrinya, itu sudah dianjurkan jelas dalam agama.

  • 3. Istri ygn mulia adalah istri ygn mau mengikuti suami, taat perintah suami, bahkan saat bersebrangan pendapat, seberapapun tingga karir & jabatannya dikantor, maka dirumah harus patuh mengikuti suaminya, disanalah kemuliaan istri terlihat. Bukan istri ygn seolah-olah baik, gelamor, banyak duit, tapi selalu membantah perintah suami.

  • 4. Suami harus mengendalikan, mengontrol, & menguasai istrinya, selama yang diperintahkan sesuai dgn akhlak & akidah yang disyariatkan agama.

  • 5. Suami harus mendidik istrinya agar mandiri, bagaimanapun repotnya ibu rumah tangga, itu sudah konsekuensi & kewajibannya, bukan mendewakan pekerjaan karirnya sebagai alasan.

  • 6. Suami harus mengarahkan istri agar tau agama & berakhlak mulia, karena istri yang paham sekali agam tidak akan membantah & selalu mengikuti suami.

Siapapun, kapanpun, dimanapun, mau menggunakan dasar agama apapun & kitab apapun, maka anjurannya akan idektik & bahkan sama.