Teknik SEO keyword stuffing yang dibenci google & jumlah pengunjung akan dipangkas habis.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Definisi & pengertian selengkapnya ada di halaman berikut. Sekarang ada 140 artikel masuk dalam Kategori Search Engine. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Teknik SEO keyword stuffing yang dibenci google.

Arti Keyword Stuffing

Keyword stuffing tidak disukai search engine, pahami arti & maknanya :

Keyword stuffing adalah teknik SEO klasik yg digunakan untuk memadati artikel dengan kata kunci yg dibidik, agar artikel maupun konten dianggap penting serta primer oleh search google. Diharapkan nanti bisa dominan mendapatkan posisi SERP yg tinggi & ideal.

Teknik SEO seperti itu sudah ada sejak dulu kala, & biasa digunakan para webmaster maupun blogger, kadang teknik ini memang berhasil, namun itu kalau belum ketahuan sama google. Kalau sudah diketahui oleh google apalagi sampai dicap sebagai spam indek maka sudah pasti trafik jumlah pengunjung akan dipangkas habis & membutuhkan waktu yg lama untuk pulih.

Blog yang menggunakan teknik SEO tersebut akan dipangkas trafik pengunjunya yang datang dari google :

Google semakin memperbaiki sistem algoritma pengindekannya & memperbaharui secara periodik, sehingga satu teknik SEO tak akan tokcer untuk meningkatkan posisi SERP. Sehingga optimasi SEO dengan keyword stuffing, menebalkan kata kunci, memiringkan, menggaris bawahi keyword, sudah tak dianggap oleh google. Blog maupun web yg menerapkan teknik ini pasti trafik pengunjung yg datang dari search engine akan dipangkas habis.

Optimasi SEO menggunakan keyword stuffing sangat mudah terdeteksi mesin pencari :

Google sudah mengetahui bahwa optimasi SEO menggunakan keyword stuffing sangat mudah dipermainkan pada blogger maupun webmaster, sehingga google mengeluarkan algoritma hummingbird yg bisa memahami makna dibalik kata baik secara semantik & semiotik. Algoritma google terbaru ini sangat sulit dipermainkan, sulit diaplikasikan, hingga ujungnya memang tak ada yang tau sebenar-benarnya apa yang diinginkan google dalam mesin pencarinya.

Keyword stuffing adalah teknik SEO yang sebenarnya merugikan blog itu sendiri :

Bukti paling nyata sekarang adalah banyak blog yang menggunakan teknik keyword stuffing tersebut hilang dari jajaran depan halaman SERP google. Kalaupun blog masih ada pasti trafiknya sangat sedikit. Yang tadinya memasang histats menjadi mencopotnya karena membutuhkan perbaikan diberbagai aspek blognya.

Bila bersikeras menggunakan teknik SEO tersebut maka jumlah pengunjung akan dipangkas habis oleh google :

Efek paling nyata jika blog memakai teknik keyword stuffing adalah artikel menjadi tak enak dibaca menurut pemahaman manusia, karena yang diincar mesin pencari / search engine. Semakin banyak pembaca yang melihat hasil pencariannya tidak sesuai dengan yang dikendaki maka pasti akan menutup halaman web tersebut dengan cepat, & hasilnya bounce rate.

Nilai bounce rate yang terlalu tinggi pada blog jika dibiarkan terus menerus maka akan di anggap spam oleh search engine, & tidak akan nongol di jajaran depan SERP. Maka dari itu sekarang, hilangkan & tidak perlu lagi melakukan optimasi SEO berlebihan apalagi menerapkan taktik keyword stuffing, karena dijamin 100% tidak akan ada hasilnya. Kalaupun suatu waktu posis SERP naik, trafik bisa tinggi, maka sifatnya hanya sementara saja.