Cara mengatasi kebiasaan banyak bicara agar tercapai sinergi & titik temu.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara mengatasi kebiasaan banyak bicara.

Kenapa ada orang banyak bicara bagaimana cara menghadapi agar bisa tercapai titik temu dg niat baik & memiliki perspektif yang selaras dengan orang lain.

Mengapa ada orang banyak bicara & bagaimana cara mengendalikan ego & emosi supaya tak banyak bicara?

Orang yg berlebihan banyak bicara biasanya diakibatkan sebab hal berikut :

1. Takut bila argumennya tak diakui lawan bicara, maka suka memotong pembicaraan orang, & tdk jarang berakibat salah paham hingga berselisih.

2. Memiliki rasa gengsi bila kesalahannya diluruskan orang lain, apalagi yg umurnya lebih muda dibawahnya.

3. Merasa memiliki harga diri terlalu tinggi, sehingga berusaha menutupi kesalahannya dg banyak bicara & memutus pembicaraan orang lain sekenanya tanpa lebih dahulu memahami secara keseluruhan apa yg sebenarnya sedang dibicarakan.

4. Memasuki masa pensiun / sesudah pensiun, hingga dekat dng sifat-sifat sindrom pensiun yg melekat.

5. Mempunyai keinginan yg kuat untuk selalu diakui & dipuji, baik dari segi : kebaikannya, kedermawanannya, kekuatannya soal uang, kebanggaan atas dirinya yg merasa sudah punya segalanya.

6. Kesadaran spiritualnya masih rendah, sehingga materi menjadi kiblat. Akibatnya tdk akan mau ditegur & dinasehati, bila yng menegur & menasehati itu dirasa memiliki kelas ekonomi dibawahnya, meskipun si penegur & penasehat benar secara rasional & realistis.

Cara supaya kebiasaan banyak bicara terredam & lebih terkendali secara etis :

1. Fokus pada topik yng dibicarakan, berusaha jadi pendengar yng baik, berbicara setelah mendapat kesempatan, sehingga bisa saling menghargai satu sama lain.

2. Mengikis rasa gengsi, apabila memang salah & itu sudah dianalisa secara menyeluruh, maka akui saja, tanpa mencampuradukan harga diri yng berlebihan, sehingga bisa terjadi titik temu tanpa salah paham.

3. Setiap orang memiliki harga dirinya masing-masing, maka dari itu apabila ingin dihargai orang lain maka hargailah pendapat orang lain lebih dahulu, & jangan suka menyulut emosi lawan bicara dgn membicarakan hal-hal yng diluar topik.

4. Belajar memahami ilmu rasa, sehingga bisa ngewulani perasaan orang lain, hingga akhirnya bisa menempatkan rasa yng adil bukan sekedar dari segi kuantitas.

5. Berusaha memendam niat ygn baik tanpa mendramatisir ditunggangi ego untuk selalu ingin diakui, dipuji, disanjung. sebab apabila memang dasar niat sanubarinya baik, maka orang lain ygn diajak bicara pasti akan menilai baik tanpa diminta & dipaksa.

6. Berdoa menurut agama & kepercayaan masing-masing, supaya pikiran, hati, kata-kata, bisa selaras & mendapatkan pencerahan hidayah, sehingga kalau orang ygn saling berbicara sama-sama memiliki kesadaran spiritual cukup / bahkan tinggi, maka tidak akan ada kata ygn membuat saling menyinggung & perselisihan.

Bagaimana cara menghadapi orang banyak bicara :

Memang kenyataannya sulit, menghadapi orang banyak bicara. Terutama kalau beliau memiliki kelas ekonomi lebih tinggi & merasa memiliki kuasa. karena rasa ingin diakui & disanjung adalah sifat paling utamanya.

  • Namun sesulit apapun menghadapi orang banyak bicara, maka ada alternatif yaitu tetap mendoakan beliau ygn baik-baik supaya mendapatkan hidayah agar memilah mana ygn baik & mana yang sebenar-benarnya baik. Meskipun hati rasanya meronta-ronta & sakit mendengarkan ucapan banyak bicara diluar jalur & topik yang semestinya.

  • kalau ingin membicarakan sesuatu dengan orang banyak bicara, usahakan meminta pendamping & penengah, dari sesepuh / pinisepuh yang dipercaya memiliki pengetahuan spiritual & agama lebih tinggi. Sehingga memberikan keadlilan, keputusan, kesimpulan, secara hakiki ditinjau dari banyak aspek & lebih fairness.

Seperti itulah seluk-beluk mengapa ada orang banyak bicara & bagaimana cara memperbaiki sifat terlalu banyak bicara serta menghadapinya. Semoga bermanfaat positif & inspiratif. jika ada yang ingin memberikan masukan silahkan saja, mari kita belajar bersama-sama agar dengan pemahaman & pengetahuan yang selaras tercapai titik temu yang seimbang tanpa determinasi & distorsi berlebihan.

Selamat bekerja & beraktivitas.