Ciri orang terkena sindrom pensiun sebelum masa pensiun & cara menghadapinya.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Ciri orang terkena sindrom pensiun sebelum masa pensiun.

Ciri orang terkena sindrom pensiun sebelum masa pensiun, terutama selalu merasa paling benar & bahkan tidak mau menerima nasehat orang lain apalagi yg lebih muda usia fisiknya.

Sebelumnya sudah dibahas lengkap mengenai pengertian sindrom pensiun & dampaknya pada seseorang yg tak siap menerima keadaan setelah masa pensiun.

bila di lingkungan rumah / keluarga, ada yg mau pensiun, entah itu saudara, orang tua, & lainnya.

Sekarang perhatikan ciri khusus orang yg terkena post power syndrome (sindrom pensiun) namun menjelang masa pensiun.

  • Orang yg ilmu agama & kesadaran spiritualnya belum tinggi, adalah paling rentan terkena sindrom pensiun.

  • sebab masih suka dg sanjungan, pujian, pengakuan dari orang lain, & suka ngambek / murung dng berbagai alasan apabila argumen, pendapat, kewibawaan, kedermawanannya tak segera diakui orang lain. Penderita sindrom pensiun juga sangat sukar dinasehati, tak mau menerima nasehat orang lain, sebab merasa dirinyalah paling betul, betul menurut perspektif sendiri & cenderung memaksakan argumennya pada lebih muda umurnya, sebab dianggap kurang pengalaman.

Padahal pengalaman sejatinya ialah ilmu pengetahuan, sedangkan pengetahuan terjangkau siapa saja & dgn cara apapaun, baik mengalami langsung maupun observasi, & bahkan dari literatur ilmiah. Definisi pengalaman yng sejatinya adalah ilmu pengetahuan inilah yng tdk disadari para penderita sindrom pensiun, sehingga merasa dirinya paling berpengalaman & betul. Senang menganggap lebih muda umur fisiknya dianggap tdk berpengalaman, padahal kedewasaan adalah matangnya usia mental / jiwa bukan usia fisik.

Orang yng sudah matang ilmu agama & spiritualnya, maka baik menjelang maupun sesudah masa pensiun, maka akan selalu siap menerima keadaan.

karena kalau seseorang telah matang pengetahuan spiritual & agamanya maka baik sesudah & sebelum pensiun :

  • 1. tdk suka dipuji, disanjung, dipuja, bersembunyi dari sifat ujub.

  • 2. Menyepi dari hal berbau duniawi, materialistis, & benar-benar mendekat pada yng Maha Kuasa.

  • 3. Memiliki watak lembah manah, suka merendah, tidak pernah memaksakan pendapatnya, membimbing dengan lembut.

  • 4. Menghargai nasehat orang lain, & sangat gentle mengakui kesalahannya, meskipun dinasehati lebih muda.

  • 5. Pola beripikirnya universal & multi perspektif, sehingga lunak & felksibel terhadap pemikiran orang ygn heterogen.

Bagaimana sebaiknya cara menghadapi seseorang ygn terkena sindrom pensiun?

  • 1. Diamkan saja, tidak perlu banyak bicara, karena orang ygn terkena sindrom pensiun selalu merasa paling benar, & selalu mencari-cari alasan pembenaran atas kesalahannya, karena takut kesalahannya terungkap, gemar memotong pembicaraan orang lain hingga berakibat selisih paham.

  • 2. Kalaupun harus bicara, bicarakan esensinya, jangan terlalu banyak bumbu basa-basi, esensinya saja.

  • 3. tidak perlu ikut campur, mengatur, menasehati, apa ygn disukanya biarkan saja, hingga kelak menyadari sendiri mana yang betul & mana yang sebenar-benarnya benar, & mana yang sejatinya benar.

  • 4. Berdoa & panjatkan doa pada yang Maha Kuasa agar orang yang terkena sindrom pensiun segera mendapat hidayah, supaya sifat materialistis & ujub segera dikikis & digantikan dengan pemahaman agama & kesadaran spiritual lebih tinggi.

Terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya, semoga refrensi singkat tersebut membantu membuka wawasan mengenai sindrom pensiun baik sebelum & sesudah masa pensiun, serta cara mengatasinya. Semoga sehat2 & lancar selalu.