Alur & cara membuat surat pengantar nikah terbaru mulai tahun 2018.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara membuat surat pengantar nikah.

SYARAT BERKAS CPW YANG AKAN MEMBUAT SURAT PENGANTAR NIKAH.

Alur & tata cara membuat surat pengantar nikah sebelum datang ke kelurahan bersama CPP Bapak CPW pak kayim, berkas harus lewat RT RW tempat yang akan nikah berasal.

Alur membuat surat pengantar nikah terbaru mulai 2018 :

Surat pengantar nikah / kebanyakan orang menyebut : andon nikah, dondon nikah & lain sebagainya, wajib dikantongi mempelai pria, sedangkan surat pengantar nikah wajib dibuat oleh pihak wanita.

Langsung saja, Siapkan berkas selengkap mungkin baik yg dipersyaratkan maupun yg tidak, untuk antisipasi saja, supaya tak repot harus bolak-balik kesana kemari.

Minta surat pengantar RT RW sebelum datang ke kelurahan CPW pak kayim.

Berikut syarat sekaligus alur cara membuat surat pengantar nikah bagi pihak laki-laki :

  • 1.Membuat surat pengantar dari RT & RW setempat, disertai tanda tangan & Cap. Syaratnya menunjukan KK & KTP, bila yg sudah sangat dikenal oleh Pak RT RW ne tak perlu nunjukan KK & KTP. Syarat pertama adalah paling penting & harus didapatkan.

  • 2. Datang ke kelurahan & cari pak kayim untuk membantu menunjukan jalur & memudahkan mendapatkan surat keterangan lanjutan, sayaratnya : materai 6000, pas foto 2 x 3 = 5 lembar, FC Akta kelahiran 1 lembar, FC Ijazah terakhir, Surat pengantar RT RW yg asli, FC KTP terbaru, FC KK (kartu Keluarga), FC Ijazah CPW (Calon Pengantin Wanita), FC KK CPW, Mengisi berkas data : N1, N2, N4, tanda tangan surat keterangan belum menikah bagi lajang maupun surat keterangan duda bagi yng pernah menikah, nanti dari kelurahan akan dapat surat keterangan & pengantar lebih lengkap untuk kemudian dibawa ke KUA tempat mempelai pria berasal.

  • 3. Setelah sampai di KUA setempat langsung ke bagian pelayanan, setelah dipanggil nanti berkas akan di cek, kemudian mengisi blangko data tambahan, dari KUA akan dikeluarkan surat pengantar nikah / surat dondon nikah / surat andon nikah / surat numpang nikah yng ditunjukan langsung ke KUA tempat CPW (Calon Pengantin Wanita) berasal.

  • 4. Setelah mendapatkan surat pengantar nikah dari KUA, selanjutnya bawa lebih dahulu surat dondon nikah tersebut ke rumah CPW, tambahkan FC KTP 2 lembar.

  • 5. CPW juga sama menyiapkan berkas : Surat pengantar RT RW, kelurahan, & berkas lain yng hampir sama.

  • 6. CPW & CPP (Calon Pengantin Pria) datang ke Puskesmas kecamatan dimana CPW berasal, saat minta KIR dokter, usahakan berdua bersama pasangan. Untuk CPW : akan mendapatkan KIR Dokter, Tes Golongan Darah, Suntik Imunisasi TT, cek hemoglobin. Sedangkan CPP akan mendapatkan surat keterangan sehat KIR dokter, cek golongan darah & hemoglobin (HB), tapi tdk suntik TT.

Bagi pasangan yng sudah hamil duluan sebelum menikah secara syah, harus menggunakan wali hakim nantinya tdk bisa oleh orang tua sendiri, & pengurusannya akan lebih kompleks & pelik.

Bagi pasangan ygn bersih setelah cek kesehatan tersebut & tes kehamilan masih clean, maka akan melakukan pengurusan sesuai dg prosedur ygn diberlakukan.

Dalam Puskesmas semua aspek kesehatan CPP & CPW akan di cek semuanya, mulai dari tes kesehatan umum, tes darah, tes Golongan darah, tes hemoglobin, tes kehamilan bagi CPW, suntik TT bagi CPW, nanti surat keterangan sehat / KIR dokter akan berisi persis sesuai dng pemeriksaan ygn dilakukan, Surat KIR kesehatan ini sebagai syarat sebelum memasukan berkas ke KUA.

Pada Puskesmas tersebut : CPP & CPW akan mendapatkan breaving dari dokter mengenai syarat sehat secara medis sebelum melangsungkan pernikahan, & akan mendapatkan anjuran khusus apabila diperlukan.

  • 7. Setelah semua berkas CPP & CPW sudah lengkap semua, kemudian datang ke kelurahan tempat CPW berasal, disana nanti akan ada cek berkas kembali, jangan lupa menyebutkan mas kawin, ygn datang ke kelurahan antara lain : CPP, CPW, Bapak CPW & Pak Kayim.

  • 8. kalau berkas sudah verifikasi di kelurahan, maka berkas siap dibawa ke KUA tempat CPW berasal, didampingin bapak CPW & Pak kayim kelurahan.

  • 9. Di KUA kemudian berkas di cek & verifikasi kembali, oleh petugas KUA. Kemudian diadakan pertemuan kecil antara : CPW, CPP, Bapak CPW, Pak Kayim, & Petugas KUA ke Ruang akad, disana nanti mendapatkan breaving : tata cara pelaksanaan pernikahan, petugas penghulu yang ditunjuk, tata cara ijab kabul antara pihak CPP & orang tua / bapak CPP. Memanggil penghulu dalam jam kerja adalah tidak kena biaya, sedangkan panggil penghulu diluar jam kerja / minggu / ahad akan dikenakan biaya tambahan.

  • 10. SELESEI, CPP & CPW sudah mendapatkan tiket yang syah & resmi, serta tinggal melangsungkan pernikahan sesuai dgn hari yang sudah ditentukan pada KUA tersebut.

Kalau mau lebih cepat bisa langsung ke bapak CPW pak kayim ditempatnya.

Untuk tambahan info saja, jika mengurus & membuat surat pengantar nikah mulai tahun 2018 lebih detail, ketat & kompleks, banyak sekali berkas yang akan di verifikasi sebagai pendataan ke administrasi data negara, jadi yang akan menikah pada tahun 2018 mungkin akan kaget mengurus surat pengantar nikah sebab syarat-syaratnya lebih ketat & kompleks.

Jadi jika akan membuat surat pengantar nikah sebaiknya siapkan berkas selengkap mungkin supaya preventif, tidak rebyek / repot harus bolak-balik kesana kemari, & paling penting uruslah sendiri secara mandiri dari nol (Jangan diwakilkan / dititipkan) supaya paham prosesnya mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, sampai KUA. Mintalah informasi selengkap mungkin, terutama pada Pak RT RW tempat berasal, juga termasuk minta info syarat terbaru ke Pak Kayim kelurahan, barangkali ada perubahan jadi sudah siap sedia.