Kegiatan orang yg sudah pensiun seharusnya bagaimana agar tidak terkena post power syndrome.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Kegiatan orang yg sudah pensiun seharusnya bagaimana.

Kegiatan orang yang sudah pensiun & selalu ingin diakui pendapat orang lain serta bagaimana seharusnya supaya tak terkena Post Power Syndrome kedepannya.

Mau diakui tak diakui / dibungkus dg cara apapun halusnya, yg namanya orang bila sudah pensiun pasti senangnya ngobrol (ndopok) sambil medang kopi. Entah sama temannya, tetangganya, / siapapun yg prospektif untuk diajak berbincang-bincang apapun topiknya.

Orang yg sudah pensiun juga suka mencari-cari kegiatan yg sebenarnya sudah tak perlu supaya dianggap penting, menyibukan diri namun hanya sekedar sibuk tanpa ada nilai produktivitasnya.

Suka mencari ide usaha agar lebih produktif, apabila dibiayai & dimodali sendiri tak apa, namun kalau sudah soal biaya akan memojokan orang lain terdekatnya entah itu istri, suami, / anak-anaknya. tak mau modal sendiri. tdk mau dinasehati ketika usaha & kegiatannya sebenarnya hanya memboroskan biaya operasional saja, malah bisa orang lain yng disalahkan. Luar biasa memang orang yang sudah pensiun.

Orang yng sudah terkena pengaruh sindrom pensiun sudah pasti memiliki watak selalu ingin disanjung, dipuji, dipuja, diakui benarnya meskipun tdk selamanya benar.

Mengapa orang yang sudah pensiun bisa berubah terkena post power syndrome?

  • Rasa khawatir berlebihan jika status pekerjaan dahulu tdk diakui lagi setelah purna.

  • Terlalu menggebu-gebu ketika menceritakan pengalaman & kehebatannya jaman dahulu ketika masih bekerja.

  • Mudah murung, ego, emosi ketika kebaikan & kedermawanannya tdk diakui secara jelas.

  • tidak mau menerima masukan & pendapat orang lain, maunya diakui, & suka memotong membantah pembicaraan, serta merasa selalu paling benar, meskipun benarnya menurut apa dasarnya tdk jelas.

Bagaimana seharusnya orang yang sudah pensiun?

  • Menyepi dari hal sifatnya materi, supaya watak suka akan sanjungan, pujian, aleman, itu hilang & tergantikan dng sifat bijak ygn spiritualis.

  • Berusaha menjadi pendengar ygn baik, bijak dalam memahami perspektif pendapat orang lain ygn heterogen, tanpa terlalu memaksakan kehendaknya.

  • Carilah kesibukan, tanpa terlalu sibuk, tidak terlalu banyak biaya operasional ygn hanya akan membebani keluarga / orang sekitarnya.

  • Memperluas pergaulan dgn orang-orang ygn sudah tua mental pikirannya, bukan dengan orang tua fisik & umurnya, supaya membawa efek ketauhidan yang sejati bukan samar terlihat benarnya.

  • Meminimalisir kegiatan, pembicaraan, tutur kata, yang memicu sanjungan & pujian dari orang lain, agar tidak muncul sifat ujub didalam sanubari terdalam.

  • Ikhlas & tulus menerima kondisi setelah purna serta selalu bersyukur atas apa sudah diterimanya, supaya tidak tempramental ketika tidak sedang dipuji kebaikannya.

Itulah sebagian kegiatan penting orang yang sudah pensiun & seharusnya bagaimana supaya tidak terkena efek post power syndrome.

Semoga bermanfaat positif & infpiratif. Terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya, selamat beraktivitas.