Cara membeli tanah dengan benar, mulai proses negosiasi sebelum membeli tanah sampai sertifikasi hak kepemilikan tanah dengan benar.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 10 artikel masuk dalam Kategori House and Property. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara membeli tanah dengan benar.

Cara membeli tanah dengan benar & jangan gegabah membeli tanah jika kepemilikan tanah tidak valid & lengkap, sebab mempersulit dg balik nama proses SHM baru.

Tanah merupakan aset yg berharga. Karena tanah harganya semakin meningkat, maka banyak orang berlomba-lomba membeli tanah. Entah itu dg cara membeli tunai ataupun menggunakan fasilitas kredit dari bank. Akibat mengejar rasa bangga & keinginan memiliki tanah yg luas & bahkan berharga cukup mahal, akhirnya masih banyak orang yg sebenarnya tdk begitu tau proses cara membeli tanah dg benar. Padahal membeli tanah sampai dg balik nama sertifikat & penjual ke pembeli, tdk semudah yg dikira. Apalagi jika diawali dg negosiasi yg tdk jelas antara penjual & pembeli. Banyak orang tergiur harga tanah yg murah, sangat luas, terletak didesa, padahal setelah dicek secara prosedur, tanah tersebuat biasanya tanah waris, belum bersertifikat & baru ada SPPT saja. Telitilah sebelum membeli tanah model seperti ini, kalau tdk benar-benar paham cara pengurusan AJB sampai dg balik nama sertfikat SHM yng baru lebih baik jangan gegabah membeli tanah, daripada urusannya lebih kompleks.

Untuk memiliki tanah, memang sebenarnya ada prosedur cara membeli tanah yng benar sejak awal melakukan negosiasi atas tanah yng ditawarkan penjualnya. Cara yng paling penting dilakukan crosscheck sebelum membeli tanah adalah periksa sertifikat kepemilikan tanah dng benar (SHM - Surat Hak Milik) penjual, cek surat ukur tanah & denah lokasi dng jelas beserta batas-batasnya, teliti pajaknya jalan / tidak, terutama SPPT terakhir yng dibayarkan. Cara membeli tanah dng mekanisme seperti ini wajib sekali dilakukan, sebelum masuk fase negosiasi harga jual tanah. Sebab ygn namanya 3 berkas diatas adalah syarat paling utama untuk mengurus balik nama penjual ke pembeli, tanpa berkas itu tetap bisa diurus, hanya saja butuh waktu lama & bisa lebih ribet diluar dugaan.

Untuk membeli tanah tdk sesederhana jual beli apapun lainnya. Proses sertifikasi sejak pertama kali membeli tanah hingga berbunyi SHM pemilik terakhir resmi, prosesnya sangat kompleks. Hal semacam ini sering dianggap sepele, terutama bagi mereka baik penjual maupun pembeli ygn sama-sama masih awam belum pernah berkecimpung dalam urusan membeli tanah & penjualannya. Mekanisme membeli tanah jika diawali dng negosiasi harga hanya karena cocok dng lokasi strategis, harganya murah, luas, tanpa bekal validitas kepemilikan tanah penjual, maka hasilnya nanti bisa salah kaprah, pembeli akan sangat banyak dirugikan, akibat membeli tanah dgn cara nego ygn tidak tepat permulaannya.

Pastikan teliti kondisi tanah dengan benar. Mulai : cek fisik, lokasi, tata letak, harga penawaran sampai dgn berkas formal kepemilikan tanah dengan benar. Jika melakukan pengecekan tanah dengan benar maka tidak akan ada masalah warna-warni ygn timbul dikemudian hari. Karena memang sampai jaman sekarang masih ada pembeli tanah ygn notabene kuat secara finansial tapi masih kurang pengetahuan tentang cara ngecek tanah dengan benar saat akan membeli tanah. Sehingga kondisi seperti ini malah jadi boomerang yang merugikan pihak pembeli dari berbgai aspek sejak saat membeli tanah sampai dengan finishing mengurus sertifikat SHM tanah dengan benar.

Begitulah setidaknya dasar penting cara membeli tanah dengan benar. Semoga referensi yang singkat & sederhana tersebut bisa membuka pikiran & wawasan mengenai jual beli tanah yang benar supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan dikemudian hari. Khususnya untuk pembeli tanah, usahakan jangan gegabah membeli tanah jika permulaannya bukti varifikasi kepemilikan tanah tidak lengkap. Sekian, terima kasih atas kunjungan & kepercayaan anda.