Cara mengatasi komputer restart sendiri akibat hardware, software, OS, maupun PSU : Power supply unit utama.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 67 artikel masuk dalam Kategori Komputer. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara mengatasi komputer restart sendiri Utama.

restart . Hardware . Software . Processor . RAM . VGA . Motherboard . Hdd . PSU . optimal

Mengatasi komputer sering restart sendiri terutama akibat hardware :

Penyebab Komputer Restart SendiriKalau mengalami komputer restart sendiri maka justru harus extra teliti bila mau memperbaikinya, sebab bila salah diagnosa malah menyebabkan komputer cepat rusak sekalian. Komputer yg restart sendiri penyebabnya dapat beragam & harus di diagnosa satu persatu komponennya baik dari sisi hardware & software. Komputer bila langsung mati sekalian & tak nyala malahan lebih mudah perbaikannya, dapat langsung vonis kerusakan & ganti hardware. Komponen komputer yg biasanya menjadi biangkeladi komputer restart sendiri yaitu : Processor overheat, RAM yg tak sesuai dg slot motherboard, Mainboard rusak sebab komponen elektronik sdh ada yg aus biasanya paling sering capacitor bocor & resistor hangus, Versi OS (Operating System) lebih tinggi daripada spesifikasi hardware yg digunakan, Hard Disk Drive (HDD) kena bad sector baik soft & hard, PSU (Powr Supply Unit) drop kekurangan daya, apabila sdh seperti ini jangankan komputer bs optimal, masih bs stabil saja sdh ok apabila komputer tak restart sendiri. Silahkan simak selengkapnya cara mengatasi komputer restart sendiri & alternatif cara supaya komputer tak cepat rusak dg penjelasan berbagai faktor kerusakan diatas.

Penyebab paling umum di alami oleh PC saat komputer restart sendiri ataupun reboot secara mendadak dibedakan menjadi dua jenis :

  • Restart sendiri sebab perangkat keras (Hardware) yang rusak / semi rusak alias nuked / sekarat.

  • Restart sendiri sebab perangkat lunak (Software) OS menggunakan versi tinggi & spesifikasi lebih tinggi dibandingkan dg spek hardware komputer yg digunakan.

Langkah awal cara mengatasi hal tersebut dengan cek setiap komponen satu persatu :

Faktor hardware yg menyebabkan komputer restart sendiri & cara mengatasinya antara lain sebagai berikut :

Processor yg overheat / terlalu panas. Processor yg overheat akn mengeluarkan suhu tinggi yg akn terdeteksi oleh sensor suhu yg kemudian ditransmisikan keBIOS sebagai beep / tanda bahwa processor tak layak bekerja, dlm kondisi ini chip BIOS hendak memutus IRQ (Interupt Request) secara mendadak, sehingga jangan heran apabila pc restart tiba-tiba.

Penyebab utama overheatnya processor sanggup karena:

  • Beban kerja aplikasi resident ataupun aplikasi yng memakan cache banyak, terutama utk yng bekerja sebagai programmer ataupun design grafis, sebab profesi kategori tersebut paling memaksa ALU (Arithmetic Logic Unit) bekerja ekstra keras.

  • atau sanggup sebab kipas & heatsink yng salah penempatannya / sdh kurang pas utk pemakaian lama.

  • Ada komponen elektronik di mainboard yng rusak atausudah sekarat, biasanya di bagian catu daya.

  • PSU (Power Supply Unit) yng rusak / telah sekarat.

Cara mengatasi komputer restart sendiri sebab processor overheat :

  • Matikan & shutdown komputer, cabut kabeltegangan 220v, & pastikan komputer dlm keadaan off secara penuh.

  • Buka heatshink processor, kemudian bersihkan heatshink & kipasnya. Kalau telah selanjutnya processor di beri pasta tambahan, bilamana telah silahkan pasang kembali seperti semula & coba hasilnya, bilamana masih kompter restart sendiri lagi berarti masalahnya ada di komponen elektronik mainboard ataupun dibagian PSU.

RAM yng timpang, artinya jangan sembarang menggunakan D-RAM, dari berbagai jenis SDR, DDR, Etc. Timpang dalam hal ini maksudnya adalah perhatikan jenis SLOT RAM dalam MainBoard, apakah single channel / dual channel, Kalau slot dual channel jangan memasang ram berbeda jenis ataupun merk, karena memang pada prakteknya memasang ram berbeda jenis tdk masalah & pc tetap berjalan, namun sebenarnya tdk optimal, Misal menggabungkan 512 dg 1GB, ini tdk masalah, PC tetap jalan namun tdk optimal, & saat Processor membutuhkan caching & shadowing tinggi dari ram, disinilah hendak sangat terasa penggabungan ram yng enggak sesuai bakal menyebabkan processor kurang optimal, & enggak heran seumpama kadang-kadang saat proses pembacaan secara sequential bakal terjadi hal aneh seperti file bagus tapi dibaca corrupt, / mampu mendadak blue screen tapi setelah komputer restart sendiri nanti kembali normal, & kembali seperti itu lagi ketika beban cache secara sequential sedang tinggi.

Jadi cara mengatasi komputer restart sendiri seumpama penyebabnya RAM enggak linear / timpang adalah :

  • Perhatikan jenis socket ram & jenis ram yng dipakai. Processor & RAM ini adalah dua komponen yng lazim jadi penyebab kerusakan komputer & cara mengatasinya mwpun menganalisanya, kadang lebih kompleks dari GPU mwpun VRAM dari VGA Card. Pastikan menggunakan RAM sesuai dg mode /channel mainboard, Usahakan menggunakan RAM yng sama merknya, sama,ukurannya, & sama FSBnya. Jangan mencapur kapasitas ram yng berbda apalagi beda jenis channlenya.

VGA ygn overheat, cepat panas enggak hanya disebabkan oleh heatsink & kipas ygn kurang klop,Tapi mampu dikarenakan ketidaksesuaian antara Multiplier slot PCI express / PCI / ISA dg jenis vga & multiplier card vga. Kalau sampai kartu grafis terlalu panas jelas lama-kelamaan komputer restart sendiri.

Cara mengatasi komputer restart sendiri akibat vga card ygn overheat :

  • Pastikan multiplier antara slotVGA di mainboard dng card vga ygn dipasang adalah sama.

  • Pasanglah vga ygn benar-benar tepat, artinya multiplier pada slot 2x pasanglah vga dng miltiplier kelipatan 2, / lebih bagus tepat dng multiplier slot motherboardnya.

  • Perhatikan cara memilih VGA tepat & cara menerjemahkan seri vga. Supaya tepat dng kondisi hardware mainboardnya. Karena sekiranya salah pilih & enggak tepat, menyebabkan vga ngelag mwpun mengeluarkan gambar pecah atau vga patah-patah kurang maksimal.

Motherboard ygn terlalu panas pada chipset southbird & northbirdnya, Kedua chipset ini ygn mengatur / sebagai kernel dalam konteks hardware sebagai jembatan perantara antara store age, & kartu grafis.

Cara mengatasi komputer restart sendiri akibat mainboard / motherboard terlalu panas :

  • Pilihlah vga, hdd, cdrom, dvdrom, mwpun perangkat external storeage sesuai. Misalkan MB ber-socket PATA 33, maka jangan memsang store age dng PATA 100, begitu juga dng SATA, jangan memasang hdd dgn sata 133 dgn kabel sata 100 pada MB dgn slot SATA 100, ketidaksesuaian ini memang tdk berdampak saat pemakaian PC, & PC tetap jalan normal, Namun saat menjalankan aplikasi ygn membutuhkan alokasi SMARTDRIVE System, maka PC akan tersendat komputer restart sendiri & kadang ngelag.

HDD terkena bad sector fisik baik ygn telah knocking mwpun ygn belum ceklok-ceklok, sekiranya hdd ada badnya secara fisik jelas komputer restart sendiri terutama semisal lagi membaca & loading data besar & membutuhkan waktu lama. Cara mengatasi komputer restart sendiri akibat hdd bad sector : ini tercoba dahulu dgn program DM(Disk Manajer) tapi semisal tdk paham jangan coba-coba. / menggunakan HDD Regenerator 1.5.1 sampai 1.7.1, tools ini memperbaiki induksi magnetis pada hardisk, tapi juga seandainya belum paham menggunakannya jangan spekulasi, karena salah langkah saja akibatnya malah fatal.

PSU(Power Supply Unit) DROP kekurangan daya, atau total daya di PSU lebih sedikit dibandingkan dgn beban hardware di komputer. Cara mengatasi komputer restart sendiri akibat PSU paling perbaikan / seandainya tidak, ya ganti saja.

Komputer restart akibat OS maupun software, berikut cara mengatasinya :

Faktor penyebab komputer restart sendiri karena perangkat lunak(Software) mwpun OS ygn tidak sesuai dgn spesifikasi hardware yang digunakan, berikut serba-serbi troubleshooting :

  • Misalnya paling sering & umum terjadi adalah spesifikasi OS lebih tinggi daripada spesifikasi hardware komputer: kalau komputer restart sendiri akibat ketidakcocokan ini, maka langkah cara mengatasi paling irit ya di downgrade OS ganti yang versinya lebih rendah, kalau lagi banyak duit & dana ya tinggal ganti lebih tinggi hardware komputernya kalau mau mempertahankan menggunakan OS yang versi baru.

  • File temporer terlalu banyak (TEMP FILE). Cara mengatasinya bersihkan menggunakan CCLeaner / TuneUp Utilities.

  • File cahche / cookies browser sudah banyak. Cara mengatasinya : bersihkan dengan masuk ke menu history pada firefox / IE & hapus semua site preference & semua jenis history, sampai habis. Hal ini akan membuat komputer nantinya cepat & responsif buat internetan.

  • Komputer terkena virus & jarang di scan. Cara mengatasinya sudah pasti silahkan di scan menggunakan avira / kaspersky ini paling ampuh.

  • Terlalu banyak program tidak perlu, yang di instal. Cara mengatasinya jelas kurangi, remove & uninstall program maupun aplikasi yang tidak diperlukan, terutama jika terlalu memakan resource di komputer.

Dasar pemahaman supaya komputer optimal & ini berhubungan dengan OS : semua sistem operasi / OS baik itu dari keluarga windows / win32 maupun linux, solaris, dsb. Memiliki file inti kernel yang menjadi perantara komunikator antara hardware dengan software, sedangkan perantara antarmuka antara user brainware dengan software disebut GUI (Graphic User Interface), dari sekian banyak penyebab sebenarnya SECARA TEKNIS paling utama adalah karena kernel salah mengintepretasikan logic dari sebuah aplikasi, yang tersebabkan karena virus maupun bug. Maka dari itu perhatikan saat menggunakan OS berbasis GUI & proporsionalitasnya dengan hardware & kebutuhan penggunaannya, apalagi jika sudah menggunakan os win 7 maupun linux versi teranyar yang sudah menggunakan crossover wine, pasti membutuhkan hardware cukup memadai, / bahkan mainstream. Kalau os mengalami trouble perlu penanganan cara repair os baik menggunakan recovery tool maupun repair keseluruhan sampai clean. & gunakan tools ataupun cleaner buat meringankan kinerja pc seperti tune-up utilities karena tools ini cukup berfungsi kompleks & paling penting mudah penggunaannya untuk berbagai kalangan pengguna. Ketidaksesuaian konfigurasi perangkat PC juga sangat berpengaruh untuk aplikasi streaming 3D maupun game berat pb semacamnya yang kadang ngelag karena syarat hardware yang kurang terpenuhi.

Itulah beberapa tahap analisa cara mengatasi komputer restart sendiri akibat hardware & software, termasuk cek power supply unit juga perlu.

Sementara topik & ulasan mengenai proses perbaikan & cara mengatasi komputer restart sendiri sampai disini dahulu : silahkan jika mengalami komputer restart sendiri tercek & kupas satu-persatu komponen paling vital yang menjadi penyebabnya mulai dari processor panas, ram tidak seimbang, vga overheat, komponen elektronik motherboard, pastikan HDD tidak kena bad sector, PSU (Power Supply Unit), kesesuaian OS dengan hardware yang dipakai sehingga komputer optimal & menjadi alternatif supaya komputer tidak cepat rusak tentunya. Sebelum & sesudahnya, terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya, semoga referensi singkat & sederhana untuk mengatasi komputer restart sendiri ini bermanfaat.