Cara mengatasi HDD yang tidak terdeteksi saat setup oS beserta contoh trouble pada bagian partisi maupun konfigurasi settingan BIOS bahkan karena bad sector.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 68 artikel masuk dalam Kategori Komputer. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara mengatasi HDD yang tidak terdeteksi saat setup oS.

Cara mengatasi HDD yg tdk terdeteksi saat setup oS beserta contoh trouble pada bagian partisi ataupun konfigurasi settingan BIOS bahkan karena bad sector.

hDD tdk terdeteksi OS . BIOS . Contoh . settingan . jenis partisi . bad sector

cara mengatasi hdd tdk kedetek os

Pernahkan kamu mengalami saat proses setup & instalasi OS tiba-tiba hdd tdk terdeteksi OS padahal dibios sdh terdeteksi dg benar - baik kapasitas type & merk HDD, Permasalahan ini biasanya terjadi saat kamu setup ulang windows dari berbagai versi, baik yg akn instal dari awal (nol), mwpun yg sekedar repair sistem operasi pada hardisk yg sebelumnya sdh berisi OS namun hendak dipindahkan ke laptop / komputer lain dg hardware yg berbeda sehingga membutuhkan repair supaya OS dapat mengenal bagian & peripheral baru. Bagi kmu yg kebetulan menggunakan hdd ygn masih ok & dg konfigurasi ygn tepat pada bios, mungkin instalasi bakal tetap berjalan dgn normal & tak akan ada trouble ygn berarti, Namun kadang ada ygn terjadi yaitu pada saat instalasi baru berjalan / starting beberapa tahap, tiba-tiba hdd tak terdeteksi & blue screen. Sebenarnya apa ygn terjadi & bagaimana mengatasinya?

Langkah ygn pertama adalah pastikan antara konfigurasi BIOS, standar ukuran HDD, & kebutuhan OS terpenuhi terlebih dahulu, Maksudnya adalah cek pada mode akses HDD yng kmu gunakan (Ini berlaku utk PC/Komputer Desktop/Laptop), Untuk Win9X/ME/XP mode hardisk lazimnya adalah IDE/Compatible, Kemudian utk Win Vista/7/8 mode HDDnya adalah AHCI, Kekeliruan kompatibilitas ini yng biasanya paling utama menyebabkan HDD tak kedetek saat setup OS.

Contoh kasus trouble & troubleshooting HDD tak terdeteksi :
  • Kamu memiliki laptop/pc yng berisi OS-A kemudian km copot HDD, & Hardisk tersebut km pindah ke laptop/pc lain yng sebelumnya berisi OS-B, Atau kau akan repair dgn menimpa OS lama, maka kalau enggak disesuaikan konfigurasi antara mode HDD & kebutuhan OS, yng terjadi adalah OSnya yng enggak mendeteksi hardisk, meskipun bios telah mendeteksinya, ini karena mode hddnya yang enggak tepat & cocok dgn sistem operasi yang digunakan.
  • Kalau settingan di bios buat mode akses hdd IDE/AHCI/Compatible enggak ada option bagaimana, adanya hanya settingan IDE/Compatible saja, itu gmn solusinya? Nah, buat satu ini membutuhkan cara khusus, yaitu : kau pastikan dulu jenis/type/merk bridge laptop/pc anda, Misalkan yang paling popular adalah intel bridge IDE, maka saudara membutuhkan startup disk driver IDE tersebut yang ber-mode DOS, saudara bs mendapatkannya langsung dari intel, Kalau laptop/pc yang akan engkau setup masih ada FDD (Floppy Disk Drive) maka engkau tinggal masukan startup diskette tsb ke drive untuk boot, setelah terdeteksi baru masukan installer os. Kalau FDD tidak ada, Maka dikau harus membuatnya dahulu startup disk menggunakan cd/dvd, dikau sanggup memanfaatkan tools seperti nero, image burner, dng mode yang dipilih adalah create cd boot dng mode expert setting & no emmulations, kemudian masukan image startup yang anda dapat dari intel tadi. Untuk trouble ini memang jarang terjadi, Karena saat ini pc/laptop keluaran terbaru rata-rata telah sangat lengkap sekali biosnya, Biasanya ini ada pada seri laptop lama yang dibundle khusus dng satu os saja, maka saat diganti ke os lain butuh cara tersebut.

Setelah langkah pertama diatas selesai, kemudian sekarang memastikan jenis partisi hdd anda sudah sesuai dengan konstruksi instalasi os, yaitu jenis bagian hdd antara Primary - Secondary & Active Partisi sudah anda siapkan semuanya, terutama dlm menentukan set poin mana active partisinya, karena kalau ini tidak disertakan, maka hasilnya adalah OS tidak mampu menempatkan loader untuk booting, sehingga pada saat setup OS macet seolah tidak mendeteksi HDD karena gagal menulis Loader pada Partisi aktif.

Kemudian berikutnya adalah pastikan HDD tidak ada bad sector terutama pada track-0 pada mode shadow, karena biasanya kalau jenis bad sector hdd ini, tidak terasa terutama pada saat format dengan cara standar, namun sering sekali blue screen saat booting os / bahkan repair os, anda bisa cek dengan DM / LLF mode, Nah kalau semua langkah-langkah diatas sudah anda coba & pastikan sudah ok & fix, maka untuk repair maupun setup lebih banyak akan berjalan lancar sampai masuk ke desktop.

Sementara hanya itu yang bisa disampaikan untuk anda, semoga referensi singkat & sederhana ini bermanfaat positif & bisa dipraktekkan, Selamat bekerja & beraktifitas, Terima kasih atas kunjungan & kepercayaan anda.