Alam semesta menegur semua yang korupsi uang akibat akhlak akidah bergeser secara halus lembut menjadikan materi sebagai kiblatnya.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Korupsi memiliki dampak laten terhadap bencana alam jagat semesta. Semua yang korupsi uang, menjadikan kitab suci hanya sebagai blongsong kewolo. Prilaku yang hanya seolah-olah baik badahal pikiran niat didalam terselubung orientasi yang serakah akan uang semata. Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Alam semesta menegur semua yang korupsi uang.

Arti . Contoh . Dampak . Pengemis

Dampak Laten Korupsi

"Efek pada kehidupan sosial, lingkungan, budaya, iklim usaha. Akibat materi sudah menjadi kiblat"

SEMUA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN KORUPSI SEBENARNYA TIDAK HANYA SOAL UANG SEMATA.

Definisi & pengertian korupsi adalah segala bentuk kegiatan menyalahgunakan wewenang & amanah tanpa usaha nyata. tak sesuai dg aturan formal insan yg telah disepakati bersama maupun aturan hakiki kitab suci agama apapun. Korupsi sebenarnya tak hanya berkutat soal uang & materi saja.

KITAB SUCI AGAMA APAPUN TIDAK ADA YANG MENGAJARKAN PRILAKU KORUPSI UANG TAPI AKHLAK AKIDAH YANG BENAR & HAKIKI.

Contoh & bentuk korupsi terhadap beragam aspek :

Korupsi Uang.

Meraih, memakai, menggunakan uang yg jelas bukan haknya, tapi hak hidup orang banyak, dinamakan korupsi uang.

Korupsi Waktu.

Masuk kerja tak tepat waktu, janji sering tak tepat waktu, pulang kerja tak pada jamnya, lembur melebihi jamnya, itu dinamakan korupsi waktu.

Korupsi wewenang & amanah.

Menggunakan kekuasaan yg dimiliki, bahkan melampaui apa yg menjadi wewenang yg diamanahkan, untuk menguasai lebih dari standarnya bahkan diluar haknya.

Korupsi pekerjaan.

Bekerja sedikit tapi menginginkan imbalan banyak, tanpa jelas memberikan keuntungan pada perusahaan yg dinaunginya. Bekerja tdk sesuai dg justifikasi teknis, tapi mendapatkan balas jasa yg nominalnya tinggi. tdk begitu memiliki skill & keahlian tapi memiliki status pekerjaan bergengsi & prestisius. Semua itu dinamakan korupsi pekerjaan.

Maupun beragam jenis kegiatan melanggar akhlak & akidah, baik aturan yg sudah disepakati oleh manusia, maupun yg hakiki menurut kitab suci agama apapun.

KERUSAKAN LINGKUNGAN BENCANA ALAM JAGAT SEMESTA BERAWAL DARI PIKIRAN NIAT TERSELUBUNG YANG HANYA KELIHATAN SEOLAH-OLAH BAIK, PADAHAL ORIENTASINYA HANYA UANG SEMATA.

Dampak korupsi dlm beragam aspek kehidupan :

Kehidupan sosial.

Bergesernya secara halus & lembut nilai moral, sopan santun, uanggah-ungguh, digantikan materi & uang sebagai kiblatnya. Akibat mereka yg diberi wewenang & kepercayaan masih suka melakukan korupsi, akhirnya prilakunya dicontoh & berpengaruh dlm beragam aspek kehidupan sosial.

Kehidupan ekonomi.

Terjadinya kesenjangan ekonomi semakin meningkat, kaya semakin kaya, miskin semakin miskin & terasa tertindas, minimnya keadilan & pemerataan ekonomi maupun pembangunan, akibat korupsi kian berkesinambungan.

Kehidupan budaya.

Adat ketimuran bergeser tanpa terasa, tergantikan oleh peradaban modern dng materi & teknologi canggih menjadi kiblatnya. Akhlak, akidah, moral, sudah dinomorskiankan dlm prakteknya, meskipun terlihat menomorsatukannya.

Iklim usaha.

Usaha semakin sulit, lapangan pekerjaan semakin sempit, peluang usaha dipersulit, yng kaya bisa pinjam uang, yng miskin dipersulit meminjam uang untuk modal usaha bahkan yng nominalnya kecil. Semua itu diakibatkan sebab perputaran uang secara global terhambat, hanya fokus pada satu sektor & tdk merata, hanya fokus pada mereka yng piawai melakukan korupsi, sehingga peluang kerja, iklim usaha rakyat menjadi terganggu untuk menciptakan masyarakat semakin produktif diberbagai aspek & bidang.

Kerusakan lingkungan & bencana alam.

Manusia & jagat semesta memiliki hubungan yng erat, secara tdk langsung memiliki hubungan genetis, sebab jagat & insan saling membutuhkan. Apa yng menjadi pikiran & niat insan itulah yng diwujudkan jagat semesta. Pikiran & niat buruk yng terpendam dlm diri insan akan dikembalikan oleh jagat semesta dlm bentuk kerusakan lingkungan & bencana alam. Sebaliknya, pikiran & niat baik terpendam sesuai akhlak & akidah dlm tuntunan kitab suci akan membuat jagat semesta hanya akan memberikan semua yng baik-baik. karena insan & jagat semesta memiliki hubungan morfogenetik, bagi yng menyadarinya. Penyebab utamanya adalah mereka ygn diberi wewenang & berpengaruh memegang hajat hidup orang banyak namun menyalahkangunakannya untuk memperkaya diri dng pikiran & niat ygn bersebrangan atas apa ygn ditampilkannya, sehingga jagat semesta selalu memberikan teguran berkali-kali berbentuk kerusakan lingkungan & bencana alam. Hujan tiada henti, angin kencang dimana-mana, banjir, tanah longsor, kekayaan alam terkuras, itu semua adalah teriakan/seruan dari alam semesta, supaya insan kembali kepada niat luhur budi pekerti ygn mementingkan kebersamaan, baik sesama insan & alam semesta.

Bagaimana bila kelak sampai akhir zaman, akhlak & moral manusia semakin tdk selaras dgn ketetapan aturan kitab suci? maka alam semesta semakin memberikan teguran keras ygn berdampak pada siapa saja, bahkan ygn baik akhlaknya sekalipun tersapu terkena imbasnya. apabila bumi sudah mulai menangis & meneteskan air matanya akibat buruknya tutur kata, pikiran, niat ygn tidak selaras ygn dianjurakan dalam kitab suci, maka sedetik saja bumi terlumat dgn tetesan air matanya saja.

Maka dari itu hendaknya kita semua berusaha sepenuh hati menyadari, manusia benar-benar terhubung secara genetis dalam koneksi morfogenetik field. ygn merupakan keajaiban, kelebihan, keutamaan ygn diberikanNYA yaitu Sang Pencipta jagad raya agar manusia menjadi khalifah di bumi. Berusalah menjadi manusia yang "Lembah Manah",, "Sepi ing tutur naging rame ing gawe",, "Aja rumangsa bisa nanging sing bisa ngrumangsani",, "Yen pengin urip waras slamet dunyo akhirat, manembaho marang Gusti Ingkang Maha Agung",, seperti yang telah dicontohkan para leluhur pinisepuh kita pada jaman dulu kala.

KORUPSI MERUSAK BERAGAM ASPEK KEHIDUPAN SECARA SISTEMATIS AKIBAT UANG MENGGESER AKHLAK & AKIDAH SECARA HALUS TANPA TERASA LAGI.

Seperti ramalan pinisepuh orang jawa jaman dulu kala "Mbesuk tiniba ing jaman, ono pengemis tekene emas". yang dimaksud "pengemis tekene emas" kurang lebihnya yaitu :

  • Bukan pengemis yang sering kita jumpai minta-minta uang receh dijalan raya / dimanapun.

  • Tapi orang yang terlihat ramah, penampilan rapi, bersih, sopan, murah senyum, terlihat baik pada semua orang, punya tahta & status sosial dengan harga diri tinggi, derajat kehidupan yang berkecukupan, punya kekuatan "pena emas", tanda tangannya berharga mahal, namun skill & keahlian teknisnya kosong & pekerjaan sebenarnya dibalik layar tidak lebih hanya sekedar menyalahgunakan amanah, wewenang & kepercayaan yang melekat, untuk meraih uang "meminta-minta" sebanyak mungkin yang bukan haknya tapi hak hidup banyak orang, / lebih trend dikenal dengan korupsi.

  • Para pengemis dijalan raya itu sebenarnya tidak salah total, mereka masih mending, masih jujur, mengorbankan harga dirinya untuk meminta-minta dijalanan sampai urat malunya putus sudah. karena yang salah sebenarnya merekalah pemilik "pena emas / tekene emas" sudah menyalahgunakan amanah & wewenang. Seandainya uang yang begitu besar jumlahnya tidak dikorupsi, tapi dialokasikan untuk membangun pabrik-pabrik produktif, maka semua lapisan masyarakat dari semua jenis pendidikan & keterampilan akan terserap pasar kerja, rakyat lebih produktif, & semua hidup adil & makmur tentunya, ini logis & realistis.

dan dampak terhadap semua itu terjadi di zaman now sekarang..

Semua orang butuh uang tapi kalau materi sudah menjadi kiblat maka akhlak & akidah bergeser secara halus tanpa terasa hingga akhirnya korupsi terjadi secara sistemik dari hal paling kecil sekalipun.

Sementara itu penyampaiannya mengenai dampak korupsi dalam beragam asepek & bidang pada zaman now, semoga memberikan inspirasi positif. Selamat berkarya & beraktifitas, terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya.