Bad sector pada HDD mengakibatkan cepat panas & data akan rusak.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Jika HDD anda cepat panas maka lakukan scandisk supaya tidak bad sector & sesekali lakukan defrag supaya data lebih rapi sehingga proses pembacaan file lebih ringan. Sekarang ada 67 artikel masuk dalam Kategori Komputer. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Bad sector pada HDD mengakibatkan cepat pana.

Penyebab . Interface . Bad Sector . Solusi . Suhu

Solusi mengatasi hardisk dg cara yg tak biasa akibat suhu yg cepat panas dari berbagai penyebab seperti ketidaksesuaian interface maupun bad sector shadow. Lakukan secara preventif agar HDD Awet & stabil kinerjanya.

DATA YANG BANYAK & BERSERAKAN PADA HDD AKAN MENYEBABKAN CEPAT PANAS, SEBAB PROSES PEMBACAANNYA SEMAKIN KERAS.

bila hardisk cepat panas & tepat mengatasinya maka itu adalah satu langkah supaya komputer tak cepat rusak sebab meskipun ini tergolong storeage di luar komponen inti motherboard hdd yg lekas panas ini mempengaruhi bridge mobo. bila south & north bridge pada mobo panas maka semua peripheral yg tertancap didalamnya akan terkena efeknya sebab konduktor yg pansanya berlebihan akan memuai dari ukuran & debit dimensi yg distandarkan & tak jarang menyebabkan hubung singkat merkipun ukuranya sangat kecil (micron) & berbentuk induksi.

Bad sector pada hdd akan mempengaruhi data secara keseluruhan, ini penyebab hdd panas & cepat rusak.

Berikut adalah penyebab yg menjadikan hardisk menjadi cepat panas, mungkin mengalami diantaranya :

  • HDD (Hard Disk Drive) tak di scrup secara penuh ke body Cashing.

  • Cashing yg dipakai menggunakan rangka yg tak tebal & minim bahan alumunium.

  • Partisi HDD yng tdk tepat sesuai kebutuhan. Mengapa demikian? HDD yng tdk dipartisi kenyataannya akan membuat processor mencatat & menepatkan data secara acak / scrambling pada bagian-bagian dalam hardisk seperti : track & sector maupun cluster yng bersebrangan, sehingga saat mengeksekusi satu file saja maka spindle & head HDD akan membaca & mencari data tersebut melompat secara acak dg jarak berbeda-beda dalam satu rotasi penuh (Piringan Magnetis). Spindle HDD yng bergerak sangat aktif & cepat akan menyebabkan induksi yng berlebihan, dampaknya modul elektris yng memuat chipset & buffer HDD menjadi cepat panas. Kecuali bila HDD termasuk golongan flex flash memory yng hanya menggunakan chip memory tanpa kepingan magnetis itu lain lagi mekanisme rooling & pembacaannya.

  • Melapisi sisi hardisk dg karet untuk meredam getaran itu bagus namun bila terlalu tebal akan mengurangi konduksi panas yng tersalur ke body cashing, sehingga panasnya mengumpul pada harddisk.

  • Memasang HDD pada interface motherboard yng tdk tepat pada FSB & PATA, misalnya HDD P-ATA133 dipasang pada interface IDE dg ATA100 / sebaliknya, sebab lalu lintas data dg fsb berbeda antara interface mobo & hdd akan menyisakan gap pada hdd block sadhow (Cek di bios apabila masih ada setingan ini). Hal paling realistis adalah saat mengakses data dng kapasitas data besar pada hdd dng fsb minimalis namun di pasang pada mobo dng fsb tinggi.

  • Sering melakukan defrag terutama pada HDD ygn volume isinya sudah banyak ratusan giga. Pahami pengertian defrag ygn sebenarnya tdk hanya mengurutkan data secara alphabet ascending & descending saja, tapi juga ada aktivitas read write erase. Aktifitas ini secara fisik menimbulkan panas berlebihan sebab induksi antara head dng keping magentis hdd.

  • HDD memuat bad sector meskipun masih shadow ciri-cirinya adalah saat hardisk mengakses data LED panel pada cashing akan berkedip beraturan dalam tempo lebih lama dari biasanya, / apabila cashing tdk ada lednya maka akan mendengar bunyi knocking beraturan, meskipun program maupun file ygn akan dibuka berukuran kecil, Tapi nanti program tetap terbuka meskipun lebih lama. Posisi seperti ini menyebabkan processor deadlock membaca & menyimpulkan data, sebab processor sudah meminta data tapi harddisk belum menyampaikannya secepat processor minta, & tdk jarang sebab data telat processor akan hang dalam beberapa saat, apabila terlalu lama maka akan macet. Data ygn tidak terbaca secara penuh maka dia akan mengumpul pada satu block, kalau block itu ada pada kepingan magnetis maka spindle hdd akan panas, kalau block ada pada buffer HDD maka modul hardisk ygn berisi chipset ygn panas, intinya menimbulkan panas ygn tidak wajar akibat deadlock. Bad sector berbentuk shadow ini merupakan ciri khas kerusakan hardisk meski dalam jangka panjang, kalau tidak segera scanning secara menyeluruh untuk menghilangkan shadow ini.

  • Menggunakan RAM ygn kapasitasnya tidak seimbang dng FSB motherboard, maupun kapasitas memorinya dgn HDD.

MEMBACA DATA SECARA ACAK BERHAMBURAN JUGA MENYEBABKAN HDD CEPAT PANAS.

kalau mengalami salah satu hal diatas maka berikut solusi mengatasi hdd ygn cepat panas seperti kondisi diatas antara lain baik secara langsung maupun preventif :

  • Pastikan HDD dipasang dgn scrup yang penuh & benar-benar kencang / mantep.

  • Gunakan cashing dgn bahan yang berkualitas terutama lebih banyak alumunium. karena cashing ini bisa berfungsi sebagai heatsink. jika perlu tambahkan FAN pada HDD namun pasang pada bagian body hdd jangan dibawah modul, karena jika modul elektris hdd penuh debu juga memicu timbulnya panas & lebih berefek pada kerusakan hdd.

  • *Partisi HDD sesuai kebutuhan, misalnya partisi OS khusus di C, data & file project di partisi lainnya, Tujuannya supaya spindle & head hdd dibatasi ruang geraknya dgn jarak digital yang ditentukan partisi tersebut, sehingga kinerja hdd saat berotasi & pembacaan tidak terlalu keras terutama saat membaca data yang tidak di shorting / scrambling.

  • kalau melapisi HDD dgn karet untuk meredam getaran, berilah celah yang longgar agar body hdd, scrup & body cashing benar-benar menempel secara penuh, untuk membantu mengurangi & menyalurkan panas.

  • Pasanglah HDD pada Interface pada FSB & tipe tepat. Di manual book mobo maupun HDD terlihat spek lengkapnya.

  • Jangan terlalu sering melakukan defrag karena resiko melakukan defrag ini juga menimbukan panas yang berlebih. Scandisk akan lebih baik karena hanya scanning & fixing media & file, tanpa mengurutkan total secara alphabet.

  • jika HDD lamban / macet-macet karena bad shadow, coba scandisk secara merata dengan mode autofix & biarkan sampai selesei. Scandisk memperbaiki kerusakan shadow dalam taraf ringan / masih shadow.

  • Gunakan RAM yang seimbang, dalam artian : FSB sesuai dengan FSB motherboard, Kapasitas memorinya ideal untuk kapasitas HDD, / jika diperlukan pasang RAM sebesar bisa, Mengapa? Processor akan lebih banyak membaca data secara digit ke RAM dibanding membaca data secara fisik pada HDD, sudah paham maksudnya. Misalnya : menggunakan HDD 500GB maka minimal gunakan RAM 2GB / diatasnya. & seterusnya sesuai kebutuhannya.

JIKA FILE PADA HDD TIDAK PERNAH DI SCANDISK MAUPUN DI DEFRAG MAKA PEMBACAAN DATA SECARA SCRAMBLE & AKAN SEMAKIN CEPAT PANAS.

Menurangi panas pada hdd juga menjadi salah satu cara biar kinerja komputer meningkat karena dengan suhu & konduksi panas yang stabil maka konduktor pada PC terjaga dalam suhu ideal untuk ukuran perangkat digital sehingga lebih awet. Sementara itu tips yang tersajikan, semoga bisa bermanfaat positif & aplikatif. Sebelum & sesudahnya, Terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya. Selemat bekerja & beraktifitas.