Cara mempersiapkan mental sebelum masa pensiun agar bisa diterima disemua lapisan hidup yg heterogen.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Sekarang ada 100 artikel masuk dalam Kategori Edukasi Pengembangan Diri. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat memakai PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version. Silahkan selengkapnya simak artikel tentang Cara mempersiapkan mental sebelum masa pensiun.

Cara mempersiapkan mental sebelum masa pensiun agar tak selalu berbenturan dg orang lain.

Bagi pemilik orang tua maupun anda yg setiap hari ketemu & kebetulan sedang mendekati masa pensiun, maka harus sangat sabar & pengertian. sebab watak & mental orang sebelum masuk masa pensiun paling terlihat jelas (bila teliti) rata-rata adalah sebagai berikut :

1. SELALU INGIN DIAKUI adalah mental utama seseorang baik pra maupun pasca pensiun. Misalnya ingin diakui : kebaikannya, kedermawanannya, kemampuannya, kehebatannya jaman dulu, kekuatannya soal uang, kata-katanya, jabatannya, status kerjanya & lain sebagainya.

2. Suka MENDRAMATISIR kata-kata supaya terlihat seolah-olah paling benar, paling baik & dermawan.

3. Senang MEMOTONG pembicaraan & membantah, sebelum orang lain menyelesaikan pembicaraannya akibat rasa khawatir ucapannya tak DIAKUI, terlepas benar tidaknya kata-katanya.

4. Harus selalu disanjung, dipuji & dipuja, apabila hal tsb tak didapatkannya, maka mungkek (marah ditahan), & efeknya sangat tdk baik menjalar kemana-mana.

5. Merasa paling benar & baik, padahal belum tentu sebenar-benarnya benar & baik. sebab ada banyak aspek untuk mengukur baik & benar seseorang, bukan karena benar menurut perspektifnya.

6. Terlalu banyak bicara bahkan pada hal-hal yg tdk perlu dibicarakan, yg kadang tanpa disadari ucapan-ucapannya sering menyinggung orang lain yng diajak bicara.

Memang tdk semua orang memiliki kepribadian mental seperti 6 poin diatas sebelum masa pensiun, namun jumlahnya sangat minoritas.

6 Cara mempersiapkan mental sebelum masa pensiun agar membaur secara wajar pada lingkungan & karakter orang yng heterogen :

1. Memperluas pergaulan dng orang yng sudah lebih tua & matang pemikirannya.

2. Belajar kembali agama & spiritual ygn sejati. Supaya 6 mental kepribadian diatas bisa terkikis karena kesadaran ygn timbul dari dalam diri sendiri.

3. Berlatih mengendalikan diri saat mendengarkan ucapan / kata-kata orang lain ygn bahkan sementara waktu bersebrangan. Supaya sifat egois bisa terkikis.

4. Belajar melihat orang lain secara lengkap dari berbagai aspek, supaya tidak mudah mengambil vonis.

5. Berusaha menggunakan kalimat efektif tepat guna saat berbicara pada orang lain, supaya tidak menimbulkan ambiguitas yang tidak semestianya.

6. Menggali & memahami kembali, esensi tujuan hidup yang sebenarnya bukan hanya sekedar terpenuhinya kebutuhan hidup, tetapi ada lebih sakral.

Memang melakukan 6 hal tersebut tidak mudah sebelum masa pensiun apalagi kalau hasrat keduniawiaannya masih sangat tinggi, tetapi bagi siapapun yang mempersiapkan mental kebaikan diatas maka luar biasa.

Untuk validitas kajian diatas, silahkan terbuktikan dalam kehidupan sehari-hari, jika anda menemukan / bahkan sering mengahadapi orang yang mau memasuki masa pensiun / bahkan sesudah pensiun, silahkan teliti & crosschek, maka akan merasakan sendiri kenyataanya.

jika ada pemilik pendapat, saran & masukan mengenai cara mempersiapkan mental sebelum masa pensiun silahkan saja, mari kita cari jawaban & solusinya agar kita semua bisa sama-sama belajar menurut kapasitas pemahaman masing-masing.

Terima kasih atas kunjungan & kepercayaannya, selamat beraktivitas.