Selain kelebihan defrak memiliki resiko jika terlalu sering dilakukan pada harddisk (HDD), antara lain : menurunkan rotasi hdd, mengurangi umur hdd, menimbulkan bad shadows, mempengaruhi firmware hdd.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Silahkan simak selengkapnya. Sekarang ada 7 materi masuk dalam Kategori OS Windows. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat menggunakan PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version, Revisi ke : 89075. Silahkan simak selengkapnya materi tentang Resiko Terlalu Sering Defrag.

Defrag . Bagian . Manfaat . Dampak . Scandisk

bila DEFRAG FILE DILAKUKAN PADA HDD MAKA FILE AKAN DIRAPIKAN (SHORTING).

Pengertian Defrag & DampaknyaBenarkah & apakah defrag mempercepat kinerja komputer / laptop lemot? Jawabannya : Ya salah satu manfaat defrag adalah mempercepat kinerja komputer terutama processor lebih mudah mengakses data di hardisk, tapi proses defrag yg terlalu sering akan memperpendek umur hardisk itu sendiri. dan ini yg akan diulas, sebab sebenarnya defrag memperkeras kinerja bagian mekanik hardisk sehingga tetap ada dampak pada umur hardisk. bila memahami secara total cara kerja komputer keseluruhan dari awal boooting sampai shutdown ini maka sebaiknya untuk maintenance komputer lebih mending menggunakan scandisk sebab hanya scaning & memperbaiki sebagian file saja yg kurang tepat pada sector & cluster hardisk, tak seperti defrag yg akan menata ulang seluruh file secara alfabet, itu logikanya.

Defrag merupakan mekanisme fragmentasi file sesuai dg alfabet pada digit & deret cluster tertentu sesuai dg kapasitas hard disk, & juga sesuai dg merk hard disk, wpcom hard disk, cluster harddisk, itulah sebenarnya pengertian & konsep dasar defrag pada OS Operating System yg sebenar-benarnya.

Proses defrag sendiri memiliki mekanisme inti yaitu merapikan fragmen susunan file sesuai dg alfabet file, tanggal & waktu file saat dibuat maupun dihapus, & menempatkannya pada sector & cluster sesuai dg jenis fragmentasinya. & biasanya ditempatkan berbentuk & dimensi silindris, memusat pada sectoral harddisk sehingga data akan lebih mudah dibaca oleh OS Operating System dari Berbagai Platform.

  • PROSES DEFRAG SESUAI DENGAN BANYAKNYA FILE PADA HDD TENTU SEMAKIN BERUKURAN BESAR SEMAKIN LAMA PROSESNYA.

    Memanfaatkan fasilitas defrag baik dari bawaan OS maupun dari source lain, sebenarnya memiliki manfaat yg positif, yaitu kita mempelajari bagaimana struktur dasar pembacaan & penulisan file pada storeage / media penyimpanan data. dng mengatahui & mempelajarinya maka kita akan mengetahui dng sendirinya impact & dampak lebih luas bagi PC yng dipakai dng menggunakan OS dari berbagai Platform.

Bagian inti dalam harddisk (Piringan keping magnetis) :

  • Track secara sederhananya adalah lintasan harddisk, bila diilustrasikan pada buku tulis, maka track adalah garis, tempat dimana pijakan menulis huruf.

  • Sectoradalah jumlah lintasan yng terdapat dalam sebuah track. (Sector per track)

  • Cluster adalah banyaknya lintasan yng terdapat dalam sector. (Cluster per sector).

Mekanisme sederhana saat hardisk bekerja : File yng dipunya tersimpan secara induktif (induksi magetic) pada kepingan/piringan harddisk di Cluster. Induksi ini akan diidentifikasikan oleh firmware bios yng ada diharddisk sebagai register, & register-register ini akan diidentifikasikan oleh OS (Operating Sistem) sebagai data maupun aplikasi yng biasa dipakai sehari-hari.

Semakin HDD berukuran besar, Maka Track Sector & Cluster akan semakin detail, dalam menampung data-data & register & tentunya membutuhkan RPM / kecepatan akses lebih tinggi. sebab setiap bagian memiliki ukuran, kapasitas, fungsi & terutama perbedaan antara FAT dng NTFS dalam system storeage & OS keseluruhan pada PC.

DEFRAG AKAN MERAPIKAN FILE PADA SECTOR CLUSTER HDD SECARA MENYELURUH.

Manfaat melakukan defrag / defragmentasi Harddisk :

  • 1. Mempercepat proses pembacaan data dari storeage dalam hal ini hardisk, sebab dng defrag makan file akan tersusun terpusat & shorted / tersortir sesuai dng digit alfabet.

  • 2. Memastikan file ygn terpakai / operasional & file ygn telah corrupt sebab berada pada sector ygn telah Bad.

  • 3. Melakukan scandisk hardisk secara non-direct, sebab sebenarnya sebelum proses defrag, HDD akan discandisk terlebih dahulu, untuk memastikan validitas & verifikasi cluster.

  • 4. Mempermudah pencarian file (Search File) karena dgn defragmentasi maka file akan tersusun urut sesuai dgn waktu, tanggal, susunan huruf secara alfabet.

Selain manfaat diatas, ada juga dampak melakukan defrag ygn perlu diperhatikan yaitu :

  • 1. Bisa menurunkan kecepatan putar / rotasi kepingan hardisk. (RPM) Rotations Per Minute. Pernahkah merasakan, bahwa memiliki harddisk besar ber-giga-giga dgn RPM tinggi misalkan 7200Rpm, dgn banyak file didalamnya tetapi terasa sangat lamban seperti HDD 5400Rpm?

  • 2. Bisa mengurangi umur harddisk karena HDD akan lebih cepat panas.

  • 3. Bisa menimbulkan Bad sector pada HDD secara Shadow (Bad Marking). karena proses defrag akan meneliti dgn detail kondisi cluster pada sector HDD, pada realitanya bila ada cluster ygn sedikit saja susah terbaca saat proses defrag, ter Marking BAD oleh defragmenter, meskipun ter eksplore sebelumnya. Apalagi apabila menggunakan os multi gui seperti win7, apabila sering defrag bisa harus repair win7 dari awal, karena apabila bagian file system corrupt sudah pasti repair ulang & format jalan keluarnya itupun kalau bad sector masih shadow. Trouble seperti ini biasanya ditandai dgn awal ntldr missing / hilang sehingga saat boot pertama kali terus bluescreen.

  • 4. Bisa mempengaruhi firmware HDD. Setiap HDD memiliki board, & setiap board HDD memiliki Chipset, & setiap chipset memiliki bios / firmware ygn berisi track register, Pada saat defrag HDD tdk hanya menata file pada piringan magnetis induksi saja, tapi secara software akan mengecek posisi register, Posisi register yang berubah-rubah mempengaruhi Firmware, karena aktifitas ini akan membuat chipset panas, kalau konduktor panas, akan mengakibatkan pemekaran jalur konduktor, dengan pemekaran tersebut mengakibatkan konsleting (meskipun dalam ukuran sangat kecil). kalau konslet terjadi maka pembacaan register akan berbeda dengan file aslinya. Kerusakan ini terlihat saat booting/start-up.

Perbedaan inti antara proses scandisk dengan defraging.
Sebaiknya jika memiliki HDD yang berukuran besar & memiliki file yang jumlah filenya banyak & berukuran besar, Maka lakukan defrag seperlunya saja, jangan terlalu sering. Lebih baik jika ingin cek, gunakan scandisk saja, karena aktifitas ini di HDD lebih ringan dibanding dengan defrag, Proses defrag tidak hanya men-scandisk HDD saja, tapi melakukan pembacaan (read) & penulisan (write) file dengan Squence seek yang berulang ulang sampai mencapai kapasitas & jumlah file yang tersimpan dalam harddisk. Sementara itu penyampaiannya mengenai pengertian defrag, proses defrag, manfaat & dampaknya. Semoga bermanfaat, salam..