Persinyalan merupakan sinyal indikator sistem terintegrasi yang dijadikan referensi mobilitas sebuah objek secara spesifik dan aplikatif.

Info cara terbaru untuk solusi terlengkap terbaik Baik analog dan Digital. Sekarang ada 5 materi masuk dalam Kategori Persinyalan. Semoga bermanfaat positif lebih optimal aplikatif. Halaman bisa dilihat menggunakan PC-Desktop maupun Smartphone Android / Mobile Version, Revisi ke : 7622. Silahkan simak selengkapnya materi tentang PERSINYALAN.

SISTEM PERSINYALAN SECARA DIGITAL BESERTA CONTOH.

Sinyal/Signal merupakan indikator yg dijadikan referensi/barometer mobilitas sebuah objek. Contoh sinyal : rambu, lampu, LED, & lainya, yg diimplementasikan dalam berbagai bentuk unik & warna sebagai karakteristik persinyalan.

Persinyalan adalah sistem terintegrasi yg mengkolaborasikan berbagai bentuk signal/sinyal sebagai sistem kontrol (Feed Back) baik untuk yng berisfat elektris (Logic)/Programmable, maupun yng bersifat mekanis (hardware).

Sistem persinyalan secara spesifik & aplikatif adalah sistem terintegrasi yng mengkombinasikan berbagai komponen elektronika baik analog & digital sebagai kontrol penuh & utama, dalam sistem komputerisasi & programmable persinyalan (Signalling System).

SISTEM PERSINYALAN KERETA API DALAM PERCABANGAN RELL salah satu contohnya.

Sebelum mereview contoh-sontoh sistem persinyalan, Tanamkan pemahaman ini supaya tak ambigu, yaitu :

  • P-1 : Statis ygn dibahas disini bukan berarti diam total / tak memiliki momentum, Tetapi hanya mampu bergerak secara analog & bersifat mekanis.
  • P-2 : Dinamis/Mobile/Bergerak disini bukan berarti benda fisik ygn bisa berubah-rubah momentum secara multikoordinat, tetapi pergerakan terkontrol secara logic digital / Hide Sliding.
  • C-1 (Contoh-1), C-2 (Contoh-2), C-3 (Contoh-3).

Keterangan : P-1 (Pemahaman 1), P-2 (Pemahaman 2).

Harap diingat & toleransi, sebab gramer/tata bahasa elektronika digital berbeda dg grammer bahasa umum sehari-hari. Baik cara penerjemahan & pemahamannya. Keterangan ini diberikan dari awal supaya lebih realistis aplikatif & lebih mudah dipahami baik secara implisit & eksplisit.

TEKNOLOGI SISTEM PERSINYALAN ADALAH SISTEM TERINTEGRASI.

Sistem sinyal merupakan solusi futuristik dalam dunia teknologi khususnya teknologi elektronika digital, sebab dg sistem sinyal mucul berbagai perangkat tdk bergerak / statis menjadi dinamis & mobile (bila dilihat secara logic digital) terkendali/terkontrol. Untuk memahami pengertian ini, akan diberikan contoh beserta kronologinya agar lebih rasional & logis :

  • C-1 : Kereta Api. Kereta api apabila tdk menggunakan sistem persinyalan maka hanya akan bergerak lurus (maju mundur) pada lintasan/track rel kereta api & tidak dinamis/statis. dng adanya sistem persinyalan maka Kereta Api menjadi mobile & dinamis, sebab percabangan rel terkontrol oleh sistem sinyal elektrik kemudian menggerakan motor wesel sebagai perangkat eksterior mekanik untuk mengatur percabangan rel. Jadi Kereta Api (KA) ternamis bukan sebab alat fisik kemudi & pengemudi (masinis), Tapi percabangan rel keretalah ygn mengemudikan KA, & motor wesel sebagai kendali percabangan di kontrol oleh sistem persinyalan.
  • C-2 : Ponsel. Mengapa ponsel dikategorikan mobile/dinamis? Ponsel ternamik juga karena sistem persinyalan, dng sinyal sebagai indikator penomoran frekuensi/Band, maka ponsel bisa terhubung & bisa berkomunikasi satu dgn yang lain secara dinamis, dimanapun berda, signal frekuensilah yang mengontrolnya. & karena teknologi signal ponsel memiliki fungsi lebih fleksible & universal, lebih dari sekedar alat komunikator.

Kedua contoh diatas adalah implementasi teknologi sistem persinyalan digital & programable, & terpahami dgn menggunakan pemahaman-2 (P-2) yang diterangkan diatas. Sebagai pembanding (Compare) supaya lebih mudah, perhatikan contoh berikt ini :

  • C-3 : Perangkat/Alat berat selain KA, misalkan Slender, Bull Doser, Bus, & lainnya. Perangkat ini menjadi tidak statis karena dikendalikan alat kemudi/setir & pengemudinya. Setir disini bersifat analog & mekanis untuk menggerakan roda/ban.

Jadi kalau C-1 & C-2 mobilitasnya diatur/dikendalikan oleh teknologi sistem persinyalan, Maka C-3 menjadi tidak statis karena dikendalikan secara analog & mekanis.

LEBIH DETAIL SPESIFIK SISTEM SINYAL : update berikutnya.

Itulah pemahaman dasar aplikatif mengenai teknologi sistem persinyalan & dasar sistem sinyal digital. Semoga referensi singkat & sederhana ini menambah pengetahuan positif dalam melihat sesuatu dari sisi digital & kompleks. Untuk lebih detail & spesifik, jika masih memiliki waktu luang, membuka tautan mengenaiSistem Persinyalan, pada halaman tersebut akan lebih detail & spesifik langsung berhubungan secara teknis dengan elekronika analog, digital, programable & sistem komputerisasi persinyalan.